Phobos-Grunt akhirnya jatuh

Abdul Rachman
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN

Satelit Phobos-Grunt milik Rusia yang direncanakan menuju Phobos salah satu bulan planet Mars akhirnya jatuh ke Bumi. Karena diperkirakan tidak semua komponennya terbakar habis di atmosfer dan mengandung material berbahaya, banyak pihak yang memantau satelit ini termasuk LAPAN. Pemantauan di LAPAN dilakukan sejak 28 Desember 2011 hingga Phobos-Grunt dinyatakan jatuh di atas Samudera Pasifik (sebelum melintasi Ameriksa selatan) pada dini hari tanggal 16 Januari 2012.

Mengapa satelit ini gagal melaksanakan misinya dan bagaimana sejarah orbitnya hingga jatuh ke Bumi?

Baca lebih lanjut

Iklan

ROSAT akhirnya jatuh

Abdul Rachman
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN

Maaf kalau tulisan ini agak basi. Tulisan ini saya maksudkan sebagai catatan singkat saya atas riwayat hidup satelit ROSAT milik Jerman yang  jatuh akhir bulan lalu. Satelit pengamat sinar-X ini dinyatakan jatuh di atas laut Andaman sebelum melewati Thailand.

Media tidak meliput ROSAT segencar UARS yang jatuh sebulan sebelumnya. Mungkin ukuran ROSAT yang lebih kecil ditambah popularitas DLR yang kalah dari NASA yang menjadi dua di antara penyebabnya (banyaknya peristiwa lain yang menarik di akhir Oktober 2011 mungkin juga jadi faktor). Padahal resiko adanya korban akibat jatuhnya ROSAT lebih besar.  Anyway, alhamdulillah, hingga kini tidak ada kabar adanya korban akibat peristiwa ini.

Baca lebih lanjut

UARS akhirnya jatuh

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Update 26 Oktober 2011: menyesuaikan dengan report terakhir dari Dephan Amerika Serikat pada 27 Sept 2011

Sekitar pukul 11:00 WIB pada Sabtu lalu,  24 September 2011, satelit UARS yang sudah menjadi sampah dinyatakan jatuh di atas Samudera Pasifik sebelum memasuki wilayah Kanada. Walaupun lokasi sekitar 26 serpihannya (akibat pecahnya satelit setelah re-entry) menghantam permukaan Bumi tidak dapat diketahui kecuali ada saksi yang menemukan, lokasi atmospheric re-entry yakni lokasi satelit jatuh hingga ketinggian sekitar 120 km dapat diperkirakan dengan cukup baik.

Bagaimana akhir hidup UARS dan riwayat orbitnya? Baca lebih lanjut