Merasakan Gerhana Matahari Total

Abdul Rachman
Peneliti Sains dan Antariksa LAPAN

Gerhana matahari total 9 Maret 2016 tinggal 20 hari lagi. Peristiwa ini sangat langka dan menarik khususnya bagi warga Indonesia karena tidak ada daratan negara lain yang dilintasi jalur totalitasnya selain negeri ini. Oleh karena itu, meski durasi totalitasnya hanya 3 menit (kalah jauh dibanding GMT 11 Juni 1983 yang mencapai lebih dari 5 menit) GMT kali ini menjanjikan sesuatu yang lebih bagi bangsa Indonesia.

Apa sih kira-kira yang kita rasakan jika mengalami gerhana matahari total? Selain adanya berbagai anomali yang dikesani mata dan telinga, tubuh pun akan merasakan cuaca yang lebih dingin akibat penurunan temperatur udara di sekitarnya. Jika dibatasi pada apa yang dikesani mata, saya kira tulisan berjudul The Experience of Totality dalam buku Totality: Eclipses of  the Sun karya Mark Littmann, Ken Willcox, dan Fred Espenak cukup baik mendeskripsikan perasaan ini. Berikut ini terjemahannya yang format pdf-nya dapat diunduh dari website LAPANBaca lebih lanjut

Iklan

Buku Fenomena Cuaca Antariksa

Update 14 Juni 2015: penambahan tautan untuk mengunduh versi pdf dari website LAPAN

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

cover buku FCAAlhamdulillah, buku Fenomena Cuaca Antariksa edisi revisi berhasil diterbitkan Pusat Sains Antariksa LAPAN akhir tahun lalu. Seperti dikatakan Kepala Pusat Sains Antariksa dalam kata pengantar, buku ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat tentang fenomena cuaca antariksa. Ini penting mengingat seringkali makna fenomena tersebut dikaburkan oleh pemberitaan di media yang terkesan sangat menakutkan.

Di bawah ini saya tampilkan beberapa halaman buku ini yang diikuti dengan Penutup yang saya tulis dalam kapasitas sebagai penyunting buku. Buku ini ditulis oleh Dyah Rahayu Martiningrum, Adi Purwono, Fitri Nuraeni, dan Johan Muhamad. Bagi yang berminat dengan buku ini mungkin bisa menghubungi Pusat Sains Antariksa LAPAN. Adapun versi digitalnya bisa diunduh dari website LAPAN. Baca lebih lanjut

Membuat laporan dengan Matlab

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Meski biasa memakai Matlab untuk membuat program numerik dan sebagainya, saya yakin masih banyak yang belum tahu tentang fasilitas publishing Matlab code apalagi menggunakannya. Padahal jika mahir memakainya kita akan merasakan manfaatnya terutama bagi mahasiswa yang sering mendapat tugas membuat program numerik dan melaporkan hasilnya.

Apa sebenarnya manfaat fasilitas ini?

Baca lebih lanjut

Memperkenalkan LyX sebuah document processor

Update 12 Des 2011: penambahan tautan tentang LaTeX di internet

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Bagi yang sering membuat tulisan yang banyak persamaan matematikanya, saya yakin butuh software yang lebih baik dibanding Word. Di Word memang ada MS Equation yang bisa kita pakai tapi pengalaman saya dulu ketika kuliah S1 memakai LaTeX (dan TeX didalamnya) lebih bagus.

Mengapa memakai LaTeX bisa lebih bagus? Sulitkah menggunakan LaTeX itu?

Baca lebih lanjut

Tulisan yang beretika

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Jika ingin menjadi penulis karya ilmiah yang baik, kita tidak cukup hanya memperhatikan substansi tulisan kita saja tapi juga etikanya. Kita perlu menyadari dan mematuhi kontrak tidak tertulis antara kita dengan pembaca bahwa pembaca akan mengasumsikan bahwa apa yang dia baca adalah betul-betul karya penulisnya. Sang penulis adalah sole originator dari tulisan yang dibuatnya.

Seorang penulis yang baik akan selalu berusaha menghargai ide dan karya orang lain (misalnya susunan kalimat) yang digunakannya dalam tulisannya. Karena itu mustahil baginya untuk tidak menyebut orang yang telah berkontribusi dalam karyanya. Dia juga akan berupaya keras agar pembaca mengetahui betul mana redaksi kalimat yang memang ciptaannya dan mana yang dipinjamnya dari penulis lain.

Beberapa pedoman yang bisa kita pakai agar menjadi penulis yang beretika ada dalam tulisan karya Miguel Roig, Ph.D. Ringkasannya bisa diperoleh di sini. Semoga bermanfaat.

By Abdul Rachman Posted in Menulis