Perkembangan sampah antariksa di 2011

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Dua satelit besar yakni UARS dan ROSAT jatuh menjelang akhir 2011.  Keduanya bersama 492 sampah antariksa lainnya (yang berukuran di atas 10 cm) jatuh di tahun tersebut. Jika diasumsikan berat rata-rata satelit dan bekas roket adalah 500 kg sedang serpihan 1 kg maka berat total UARS (5.6 ton) dan ROSAT (2.4 ton) adalah 19% dari berat seluruh sampah antariksa yang jatuh (mengalami atmospheric reentry) ke Bumi.

Tahun 2011 ditandai dengan peningkatan aktivitas Matahari menuju puncaknya yang diperkirakan terjadi di pertengahan 2013. Adakah pengaruhnya terhadap populasi sampah antariksa di 2011?

Dari data hingga akhir 2011 (bisa diperoleh di website Space-Track) dapat dibuat grafik berikut.

Jumlah sampah antariksa yang jatuh sejak 1958 hingga 2011 (payload = satelit, rocket body = bekas roket, debris = serpihan)

Korelasi antara aktivitas Matahari dengan jumlah sampah yang jatuh lebih mudah terlihat jika kita hanya meninjau satelit dan bekas roket (mengabaikan serpihan) sehingga diperoleh grafik berikut.

Perbandingan aktivitas Matahari (grafik atas) dengan jumlah satelit + bekas roket yang jatuh (grafik bawah)

Terlihat jumlah sampah yang jatuh makin meningkat di 2011 (ingat bahwa kita telah mengabaikan semua serpihan termasuk serpihan satelit mata-mata USA 193 yang banyak jatuh di 2008). Khusus untuk serpihan satelit Fengyun 1C (yang ditembak Cina pada 11 Januari 2007) yang telah jatuh, hampir separuhnya jatuh di 2011 (lihat gambar berikut).

Serpihan Fengyun 1C yang jatuh semakin banyak pada 2011 akibat peningkatan aktivitas Matahari (sumber: NASA)

Sedikit sekali satelit atau bekas roket yang meledak (dan menghasilkan serpihan yang teridentifikasi) di 2011. NASA mengatakan bahwa ini adalah yang paling sedikit sejak 2002.  Berkat kondisi ini dan banyaknya sampah yang jatuh akibat peningkatan aktivitas Matahari sejak 2009 mengakibatkan jumlah sampah antariksa yang mengorbit Bumi menurun di 2011 dan diperkirakan tren ini akan berlanjut hingga 2013 jika tidak terjadi ledakan satelit atau bekas roket dalam jumlah besar. Perhatikan gambar berikut.

Jumlah benda antariksa buatan yang mengorbit Bumi (sumber: NASA)

Artikel terkait di blog ini:

Kondisi sampah antariksa saat ini

Kerusakan lingkungan antariksa

Tautan:

Website NASA Orbital Debris Program Office

Website Space-Track


Iklan

2 comments on “Perkembangan sampah antariksa di 2011

  1. Ping-balik: Space debris mitigation guidelines « Abdul Rachman's blog

  2. Ping-balik: Populasi sampah antariksa menjelang puncak siklus 24 Matahari | Abdul Rachman's blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s