Memilih prosesor dengan anggaran terbatas

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Pilihan prosesor komputer (CPU) semakin banyak dan menarik. Walaupun produsen yang populer hanya dua (Intel dan AMD) namun kedua produsen tersebut mampu memproduksi berbagai tipe prosesor yang mungkin membingungkan calon pemakainya.

Seorang antusias yang memiliki anggaran sangat besar akan mudah saja membeli prosesor yang paling cepat cepat dan mahal di pasaran. Namun bagi kebanyakan kita yang tidak seperti itu (tidak seantusias apalagi sekaya itu hehe), prosesor apa saat ini yang paling cocok kita pilih dengan harga di bawah 1 juta rupiah?

Tulisan ini bermaksud memperbarui tulisan sebelumnya (8 bulan yang lalu) yang menaksir nilai sebuah prosesor berdasarkan kesesuaian kinerja (dianggap dapat diwakili oleh kecepatan prosesor memproses angka) dan harganya. Kedua parameter ini masing-masing diperoleh hanya dari sumber yang sama.  Formulanya sangat sederhana (sehingga hanya cocok digunakan untuk taksiran awal):

kinerja K bisa didapatkan dari www.cpubenchmark.net sedang harga H (dalam rupiah) bisa dilihat di www.bhinneka.com. Untuk membatasi masalah, saya hanya  membahas prosesor desktop (prosesor laptop dianggap sudah terwakili).

Delapan bulan lalu prosesor yang terpilih adalah AMD Athlon II X3 450 dengan nilai 41.01. Bagaimana sekarang?

Dari CPUBenchmark dan Bhinneka saya memperoleh nilai 7 buah prosesor yang kira-kira mewakili prosesor Intel dan AMD  yang harganya kurang dari 1 juta rupiah yang ditunjukkan oleh grafik dan tabel berikut.

Grafik dan tabel perbandingan nilai 7 prosesor Intel dan AMD dengan harga di bawah 1 juta rupiah.

Ternyata AMD Athlon II X3 450 masih menjadi jawaranya (walaupun nilainya menurun dari 41.01 menjadi 38.24 karena harganya meningkat).

Dari 7 prosesor yang ditinjau, tampak secara umum prosesor Intel menunjukkan perkembangan yang lebih baik daripada 8 bulan yang lalu dibanding AMD.  Tidak satu pun prosesor Intel yang harganya meningkat (Pentium E5700 tetap sedang Core i3 menurun) sedang di kubu AMD, dua prosesor yang ditinjau sebelumnya mengalami peningkatan harga (Athlon II X2 250 dan Athlon II X3 450) hanya Athlon II X4 645 yang turun.

Kali ini, Intel menghadirkan Pentium G840 sebagai prosesor baru (silakan baca tentangnya di AnandTech) sedang AMD menghadirkan A6-3500 X3 (baca di AnandTech). Kedua prosesor ini telah dilengkapi dengan integrated graphics processor (IGP). Pentium G840 menyandang HD Graphics (dalam beberapa hal setara dengan HD Graphics 2000) sedang A6-3500 X3 menyandang Radeon HD 6530D sebagai pengolah grafisnya. Berbagai sumber menujukkan bahwa Radeon HD 6530D jauh lebih kuat dibanding HD Graphics (lihat misalnya AnandTech dan Passmark Software).

Hadirnya prosesor-prosesor baru dengan IGP menjadikan seleksi prosesor lebih rumit (dan lebih menarik).  Formula yang kita pakai di atas tampak semakin jauh dari realita. Menghitung kinerja prosesor-prosesor baru ini tidak cukup lagi jika hanya memperhitungkan kecepatannya memproses angka (CPUBenchmark menggunakan 8 tes untuk ini) karena mereka juga mampu memproses gambar dengan sangat baik layaknya sebuah dedicated video card.

Kemampuan memproses gambar dengan baik semakin terasa saat ini. Semakin banyak orang menggunakan komputernya untuk aplikasi 3-dimensi dan video editing. Penelitian dan diseminasi tentang kedirgantaran pun (seperti yang dilakukan di LAPAN) semakin membutuhkan komputer dengan kemampuan grafis yang baik. Dua dari lima komponen yang digunakan Microsoft dalam menghitung Windows Experience Index pun berkaitan dengan grafik seperti terlihat pada contoh di gambar berikut.

Komponen Graphics dan Gaming graphics dalam Windows Experience Index. Nilai akhir (base score) diambil dari nilai komponen terendah.

Sayang sekali saya belum menemukan formula yang kira-kira lebih cocok untuk prosesor-prosesor dengan IGP. Oleh karena itu grafik dan tabel di atas tetap bisa kita pakai namun dengan catatan bahwa nilainya tidak memperhitungkan kemampuan grafis prosesor bersangkutan. Jika kemampuan grafis diperhitungkan, Pentium G840 dan A6-3500 X3 selayaknya mendapat nilai yang lebih baik.

Kesimpulannya apa dong?

Dilihat dari kinerja memproses angka (saja) AMD Athlon II X3 450 adalah yang terbaik. Namun, jika kita juga memperhitungkan kinerja memproses gambar, AMD A6-3500 X3 mungkin yang terbaik. Walaupun harganya lebih mahal namun prosesor ini memiliki CPU mark yang lebih tinggi dan mampu memproses gambar dengan sangat baik (untuk anggaran terbatas). Kelebihan ini  bisa membebaskan kita dari membeli kartu grafis khusus yang harganya cukup mahal untuk kinerja grafis yang sama.

Tambahan:

Jika hanya butuh komputer untuk browsing internet, nonton film, dengar musik, dan mengetik maka Intel Celeron G530 bisa jadi pilihan terbaik asalkan bisa memperolehnya (saya tidak mendapatkannya di Bhinneka). Prosesor dual core dengan frekuensi 2.4 GHz ini memiliki CPU mark 2226 dengan harga sekitar $42. Jika dianggap harga ini setara dengan Rp 400 ribu maka nilainya adalah 55.65. Celeron G530 juga sudah dilengkapi dengan IGP (HD Graphics) sehingga nilainya selayaknya lebih tinggi lagi. Tentang Celeron G530 bisa dibaca di Xbit.

Hardware-Revolution memilih Intel Celeron G530 sebagai prosesor terbaik di kelas prosesor berharga ~$40 dan Intel Pentium G850 (sedikit di atas Pentium G840) di kelas prosesor berharga ~$80 untuk edisi Desember 2011.

Artikel terkait di blog ini:

Memilih prosesor komputer dengan anggaran terbatas (edisi April 2011)

Tautan:

Bantuan untuk memilih CPU, kartu grafis, dan laptop di PC Part Charts

Memperkirakan kinerja GPU Intel dan AMD di Real World Technologies

Tabel perbandingan kinerja dan harga CPU oleh Paul Tarjan

Iklan

4 comments on “Memilih prosesor dengan anggaran terbatas

  1. Ping-balik: Memilih Processor Dengan Anggaran Terbatas « hendro and bryna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s