Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011

Update 10 Des 2011: penambahan tautan tentang sumber informasi lain untuk gerhana kali ini termasuk rencana pengamatan LAPAN

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Insya Allah pada 10 Desember 2011 nanti akan terjadi gerhana Bulan total yang seluruh fasenya bisa disaksikan di Asia dan Autralia (termasuk seluruh wilayah Indonesia). Fase total (seluruh permukaan Bulan berada dalam umbra Bumi) berlangsung selama 51 menit (dibanding gerhana Bulan total Juni lalu durasi total saat ini hanya separuhnya).

Bagaimana kira-kira penampakan gerhana ini? 

Sebelumnya kita baca dulu sebuah grafik dari NASA berikut ini (yang saya tambahkan tanda Pc, U2, dan U1).

Klik gambar untuk mendapatkan versi lengkapnya.

Dari grafik di atas terbaca beberapa point:

  • gerhana ini adalah gerhana total (permukaan Bulan pernah tertutup seluruh oleh umbra Bumi),
  • anggota keluarga Saros 135 (insya Allah kita bahas nanti tentang Saros ini),
  • puncaknya terjadi pada 10 Des 2011 pukul 14:33 TD (setara dengan 14:32 UT),
  • Bulan bergerak dari kanan ke kiri mulai dari P1, U1, hingga U4, dan P4 (garis lurus di tengah adalah garis edar Bumi mengitari Matahari yang disebut garis ekliptika),
  • Total waktu gerhana total (Tot.) yaitu U3 – U2 = 51 menit,
  • Total waktu gerhana penumbra (Par.) yaitu U4 – U1)= 212 menit,
  • Jarak minimum antara pusat Bulan dengan pusat bayangan Bumi dinyatakan dalam radius Bumi (Gam.) = -0.3882,
  • Kecerlangan umbra (U. Mag) = 1.1061,
  • Kecerlangan penumbra (P. Mag) = 2.1860 (aturan: makin besar nilai kecerlangan makin redup bendanya), dan
  • Seluruh Asia dan Australia bisa mengamati seluruh fase gerhana sedang Amerika Selatan dan Afrika Barat tidak sama sekali.

Gambar-gambar berikut adalah hasil simulasi bagaimana kira-kira penampakan gerhana mulai awal gerhana sebagian (U1) hingga puncak gerhana (Pc) untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Di pojok kanan atas masing-masing gambar tampak geometri saat Bulan memasuki umbra dan penumbra Bumi. Karena gerhana kali ini bukan gerhana sentral maka Bulan tidak melintasi pusat umbra (sepenuhnya di selatan garis ekliptika sehingga tampak condong ke kanan). Grafik dibuat dengan perangkat lunak TheSky.

Simulasi pada pukul 19:45 WIB (U1). Tampak Bulan memasuki umbra Bumi dari arah Barat (atas). Dengan kata lain, sisi bawah Bulan yang lebih dulu gelap. Ketika itu Bulan berada 25 derajat di atas horison, 60 derajat dari utara ke timur. Secara berangsur Bulan akan terlihat gelap kemerahan.

Simulasi pada pukul 21:06 WIB (U2). Seluruh permukaan Bulan tertutupi umbra Bumi. Ketika itu Bulan berada 41 derajat di atas horison, 50 derajat dari utara ke timur. Tambahan: terlihat pula rasi Gemini dengan arah datang (radiant) hujan meteor Geminids yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 14 Desember nanti.

Simulasi pada pukul 21:32 WIB. Bulan mencapai puncak gerhana walaupun tidak melewati pusat umbra Bumi. Ketika itu Bulan berada 45 derajat di atas horison, 46 derajat dari utara ke timur. Bulan sepenuhnya terlihat gelap kemerahan.

Bagi kaum muslimin, shalat gerhana telah dapat dilaksanakan setelah awal gerhana penumbra (P1) pada pukul 18:33 WIB walaupun ketika itu mungkin masih sulit melihat efek gerhana di permukaan Bulan. Efek gerhana baru terlihat jelas setelah Bulan memasuki umbra Bumi (awal gerhana sebagian U1) pada 19:45 WIB sehingga disarankan agar shalat gerhana dimulai setelah waktu tersebut.

Shalat gerhana aturannya dilakukan berjamaah di masjid. Selang waktu setelah shalat Isya dan awal gerhana sebagian bisa diisi dengan ceramah ilmiah dan diskusi santai tentang gerhana Bulan (dan Matahari). Jika dibekali dengan pengetahuan tentang gerhana sebelum menyaksikannya, jamaah insya Allah lebih tertarik.

Pusat Sains Antariksa LAPAN berencana akan mengamati langsung gerhana kali ini dan menyediakan video streaming-nya. Silakan kunjungi website-nya di http://www.dirgantara-lapan.or.id/. Mudah-mudahan langit cerah saat gerhana nanti dan kita bisa berbagi lebih banyak lagi tentang fenomena alam ini.

Ucapan terima kasih:

Eclipse Predictions by Fred Espenak (NASA’s GSFC) and Jean Meeus

Artikel terkait di blog ini:

Pengantar gerhana Matahari dan Bulan

Tautan:

Artikel gerhana bulan kali ini di website LAPAN

Artikel gerhana kali ini di website langitselatan

Sumber informasi gerhana kali ini di website NASA

Artikel gerhana Bulan kali ini di blog Pak Thomas Djamaluddin

Fiqih singkat shalat gerhana di website Salman ITB

Iklan

3 comments on “Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011

  1. Ping-balik: Gerhana dan manusia « Abdul Rachman's blog

  2. Ping-balik: Gerhana dan manusia « Abdul Rachman's blog

  3. Ping-balik: Gerhana dan seorang muslim « Abdul Rachman's blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s