UARS akhirnya jatuh

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Update 26 Oktober 2011: menyesuaikan dengan report terakhir dari Dephan Amerika Serikat pada 27 Sept 2011

Sekitar pukul 11:00 WIB pada Sabtu lalu,  24 September 2011, satelit UARS yang sudah menjadi sampah dinyatakan jatuh di atas Samudera Pasifik sebelum memasuki wilayah Kanada. Walaupun lokasi sekitar 26 serpihannya (akibat pecahnya satelit setelah re-entry) menghantam permukaan Bumi tidak dapat diketahui kecuali ada saksi yang menemukan, lokasi atmospheric re-entry yakni lokasi satelit jatuh hingga ketinggian sekitar 120 km dapat diperkirakan dengan cukup baik.

Bagaimana akhir hidup UARS dan riwayat orbitnya?

Informasi di bawah diambil dari situs Pusat Sains Antariksa LAPAN (www.dirgantara-lapan.or.id).

A. Lokasi jatuh

Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah mengkonfirmasi lokasi jatuh (atmospheric reentry) UARS di atas Samudera Pasifik. Lihat titik kuning pada peta berikut.

Lokasi atmospheric reentry bukan menyatakan lokasi jatuh di permukaan bumi melainkan lokasi jatuh pada ketinggian sekitar 120 km. Diperoleh informasi bahwa pecahan UARS ditemukan jatuh di wilayah Kanada.

B. Riwayat orbit satelit UARS

Satelit UARS (Upper Atmosphere Research Satellite) yang diluncurkan pada 12 September 1991 akhirnya dinyatakan jatuh (mengalami atmospheric reentry) pada siang ini (24 Septermber 2011) di atas Samudera Pasifik (pecahannya bisa saja ditemukan di Kanada dan Afrika). Pada awalberoperasi tahun 1991 satelit milik Amerika Serikat ini berketinggian sekitar 575 x 580 km (ketinggian terkecil 575 km disebut perigee dan ketinggianterbesar 580 km disebut apogee) dengan kemiringan orbit (disebut inklinasi) sebesar 57 derajat dan bentuk orbit yang hampir lingkaran.

Setelah dinyatakan pensiun pada 2005, UARS diturunkan ketinggiannya hingga perigee-nya mencapai 360 km sedang apogee-nya hanya diturunkan menjadi 510 km. Sehingga ketinggian orbit yang baru adalah 360 x 510 km. Akibatnya orbit menjadi lonjong dengan kemiringan orbit tetap 57 derajat. Mengapa diturunkan? Agar satelit ini jatuh lebih cepat ke bumi (reentry). Dengan demikian resiko yang mungkin terjadi akibat satelit meledak atau bertabrakan dengan benda antariksa lain (sehingga menimbulkan banyak serpihan yang menambah populasi sampah antariksa) dapat dihindarkan. Hasil casualty risk assessment yang dilakukan NASA pada 2002 menunjukkan bahwa resiko adanya korban jiwa akibat jatuhnya UARS sangatlah kecil (meskipun diperkirakan 532 kg dari 5,6 ton total massanya tidak habis terbakar di atmosfer sehingga ada beberapa komponen yang bisa sampai ke permukaan bumi).

Setelah hampir 6 tahun mengembara sebagai sampah antariksa, hambatan atmosfer (yang semakin rendah semakin padat) akhirnya menyebabkan UARS jatuh ke bumi pada hari ini (24 September 2011). Kita berharap tidak ada korban jiwa (juga korban materi) akibat benda jatuh ini seperti dugaan semula.

Iklan

3 comments on “UARS akhirnya jatuh

  1. Ping-balik: Satu lagi satelit akan jatuh « Abdul Rachman's blog

  2. Ping-balik: Membaca lintasan benda yang akan jatuh « Abdul Rachman's blog

  3. Ping-balik: Phobos-Grunt akhirnya jatuh « Abdul Rachman's blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s