Tulisan yang beretika

Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

Jika ingin menjadi penulis karya ilmiah yang baik, kita tidak cukup hanya memperhatikan substansi tulisan kita saja tapi juga etikanya. Kita perlu menyadari dan mematuhi kontrak tidak tertulis antara kita dengan pembaca bahwa pembaca akan mengasumsikan bahwa apa yang dia baca adalah betul-betul karya penulisnya. Sang penulis adalah sole originator dari tulisan yang dibuatnya.

Seorang penulis yang baik akan selalu berusaha menghargai ide dan karya orang lain (misalnya susunan kalimat) yang digunakannya dalam tulisannya. Karena itu mustahil baginya untuk tidak menyebut orang yang telah berkontribusi dalam karyanya. Dia juga akan berupaya keras agar pembaca mengetahui betul mana redaksi kalimat yang memang ciptaannya dan mana yang dipinjamnya dari penulis lain.

Beberapa pedoman yang bisa kita pakai agar menjadi penulis yang beretika ada dalam tulisan karya Miguel Roig, Ph.D. Ringkasannya bisa diperoleh di sini. Semoga bermanfaat.

Iklan
By Abdul Rachman Posted in Menulis

2 comments on “Tulisan yang beretika

  1. Terimakasih informasinya. Memang banyak hal yang benar-benar harus diperhatikan sebelum kita menulis terumatama menyangkut plagiarisme.

    • Ya kita memang harus belajar banyak. Niat yang bersih tidak akan menipu siapa pun (termasuk diri kita sendiri) ternyata belum cukup agar benar2 bebas dari dugaan plagiarisme. Sepertinya doanya juga harus lebih kenceng. Trims.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s