<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Abdul Rachman&#039;s blog</title>
	<atom:link href="http://rachmanabdul.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rachmanabdul.wordpress.com</link>
	<description>tempatku berbagi di internet</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 12:12:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rachmanabdul.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Abdul Rachman&#039;s blog</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rachmanabdul.wordpress.com/osd.xml" title="Abdul Rachman&#039;s blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rachmanabdul.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Space debris mitigation guidelines</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/29/space-debris-mitigation-guidelines/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/29/space-debris-mitigation-guidelines/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2012 14:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[sampah antariksa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=932</guid>
		<description><![CDATA[Update 30 Jan 2012: penambahan bantuan analisis dengan NASA DAS Abdul Rachman Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN Tiga satelit berukuran besar yang jatuh dalam 5 bulan terakhir (UARS, ROSAT, dan Phobos-Grunt) adalah contoh sampah antariksa (space debris) yang mengalami reentry. Masih banyak resiko jenis lain yang mungkin ditimbulkan sampah antariksa sehingga dunia pun semakin mencemaskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=932&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Update 30 Jan 2012: penambahan bantuan analisis dengan NASA DAS</p>
<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/un-dan-debris.png"><img class="alignleft size-full wp-image-948" title="un dan debris" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/un-dan-debris.png?w=600" alt=""   /></a>Tiga satelit berukuran besar yang jatuh dalam 5 bulan terakhir (UARS, ROSAT, dan Phobos-Grunt) adalah contoh sampah antariksa (<em>space debris</em>) yang mengalami <em>reentry</em>. Masih banyak resiko jenis lain yang mungkin ditimbulkan sampah antariksa sehingga dunia pun semakin mencemaskan perkembangan sampah ini.</p>
<p><span id="more-932"></span></p>
<p>Di antara berbagai resiko yang mungkin ditimbulkan oleh sampah antariksa, nampaknya resiko bertabrakan dengan satelit yang berfungsi (atau wahana lain) yang paling mencemaskan. Selain satelit bersangkutan bisa rusak total, serpihan yang terbentuk akan memperbesar potensi tabrakan dengan satelit lainnya. Resiko bertabrakan ini diperkirakan semakin lama semakin besar sehingga mengancam keberlangsungan misi antariksa di masa depan.  Oleh karena itu beberapa negara maju di bidang keantariksaan seperti Amerika Serikat, Jepang, Perancis, dan Rusia sejak tahun 1990-an mulai membuat pedoman untuk mitigasi sampah antariksa.</p>
<p>Upaya pengendalian sampah antariksa mustahil dilakukan oleh segelintir negara saja. Oleh karena itu, Komite PBB tentang Penggunaan Antariksa untuk Tujuan Damai (<em>United Nations Committee on the Peaceful Uses of Outer Space</em>, UNCOPUOS)  di sidangnya yang ke-50 tahun 2007 menyetujui secara resmi 7 pedoman yang diyakini akan efektif untuk mengurangi jumlah dan dampak sampah antariksa dan mengajak semua negara anggotanya (dan organisasi-organisasi internasional keantariksaan) untuk mengimplementasikan 7 pedoman tersebut sesuai dengan mekanisme di negara bersangkutan.</p>
<p>Berikut ini tujuh pedoman yang dinamakan UNCOPUOS<em> Space Debris Mitigation Guidelines</em>.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 1: Limit debris released during normal operations</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Space systems should be designed not to release debris during normal operations. If this is not feasible, the effect of any release of debris on the outer space environment should be minimized.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 2: Minimize the potential for break-ups during operational phases</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Spacecraft and launch vehicle orbital stages should be designed to avoid failure modes which may lead to accidental break-ups. In cases where a condition leading to such a failure is detected, disposal and passivation measures should be planned and executed to avoid break-ups.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 3: Limit the probability of accidental collision in orbit</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">In developing the design and mission profile of spacecraft and launch vehicle stages, the probability of accidental collision with known objects during the system’s launch phase and orbital lifetime should be estimated and limited. If available orbital data indicate a potential collision, adjustment of the launch time or an on-orbit avoidance manoeuvre should be considered.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 4: Avoid intentional destruction and other harmful activities</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Recognizing that an increased risk of collision could pose a threat to space operations, the intentional destruction of any on-orbit spacecraft and launch vehicle orbital stages or other harmful activities that generate long-lived debris should be avoided. When intentional break-ups are necessary, they should be conducted at sufficiently low altitudes to limit the orbital lifetime of resulting fragments.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 5: Minimize potential for post-mission break-ups resulting from stored energy</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">In order to limit the risk to other spacecraft and launch vehicle orbital stages from accidental break-ups, all on-board sources of stored energy should be depleted or made safe when they are no longer required for mission operations or post-mission disposal.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 6: Limit the long-term presence of spacecraft and launch vehicle orbital stages in the low-Earth orbit (LEO) region after the end of their mission</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Spacecraft and launch vehicle orbital stages that have terminated their operational phases in orbits that pass through the LEO region should be removed from orbit in a controlled fashion. If this is not possible, they should be disposed of in orbits that avoid their long-term presence in the LEO region.</p>
<ul>
<li><strong>Guideline 7: Limit the long-term interference of spacecraft and launch vehicle orbital stages with the geosynchronous Earth orbit (GEO) region after the end of their mission</strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Spacecraft and launch vehicle orbital stages that have terminated their operational phases in orbits that pass through the GEO region should be left in orbits that avoid their long-term interference with the GEO region.</p>
<p>Jika disederhanakan, ketujuh pedoman di atas pada dasarnya memiliki 2 misi utama: minimalisasi terbentuknya debris dan minimalisasi gangguan debris. Masing-masing misi utama ini memiliki tema yang ditunjukkan oleh tabel berikut ini.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/tabel-space-debris-mitigation-guidelines1.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-947" title="tabel space debris mitigation guidelines" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/tabel-space-debris-mitigation-guidelines1.png?w=600&#038;h=323" alt="" width="600" height="323" /></a></p>
<p>Upaya implementasi guidelines UNCOPUOS bisa dimulai dengan analisis memakai perangkat lunak DAS (<em>Debris Assessment Software</em>) yang dikembangkan NASA. Perangkat ini dapat membantu mengetahui apakah sistem yang dibuat mematuhi  persyaratan limitasi space debris dalam NASA-STD-8719.14. Standar NASA ini senafas dengan UNCOPUOS<em> Space Debris Mitigation Guidelines</em>. DAS beserta  data aktivitas Matahari yang terbaru (solarflux_table.txt, penting untuk analisis <em>reentry</em>) dan buku manualnya dapat diunduh secara bebas di <a href="http://orbitaldebris.jsc.nasa.gov/mitigate/das.html">http://orbitaldebris.jsc.nasa.gov/mitigate/das.html</a>. Catatan: kalau memakai Windows 7 64 bit (seperti saya) mungkin perlu menginstal Windows XP Mode terlebih dulu.</p>
<p>Berikut ini beberapa tampilan DAS 2.0.1 untuk misi yang akan mengorbitkan 3 buah satelit memakai roket 2 tingkat dan rencananya melepaskan 6 buah debris selama misi berlangsung.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das1.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-955" title="DAS1" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das1.png?w=600&#038;h=574" alt="" width="600" height="574" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Langkah pertama adalah mendefinisikan misi dalam Mission Editor</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das21.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-958" title="DAS2" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das21.png?w=600&#038;h=368" alt="" width="600" height="368" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Langkah kedua adalah melakukan analisis dalam tab Requirement Assessments</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das3.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-957" title="DAS3" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das3.png?w=600&#038;h=414" alt="" width="600" height="414" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Hasil <em>assessment </em>menunjukkan bagian mana yang perlu diperbaiki</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das4.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-959" title="DAS4" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das4.png?w=600&#038;h=451" alt="" width="600" height="451" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Berbagai utilities dalam tab Science and Engineering dapat digunakan untuk analisis lanjut</p>
<p>Terciptanya sampah antariksa memang tidak bisa dihindari. Namun kerjasama internasional (termasuk di dalamnya dukungan negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang) dapat dilakukan untuk mengendalikan populasinya demi terpeliharanya lingkungan antariksa yang sehat terutama bagi generasi mendatang.</p>
<p><strong>Artikel lain di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/05/22/kerusakan-lingkungan-antariksa/">Kerusakan lingkungan antariksa</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/perkembangan-sampah-antariksa-di-2011/">Perkembangan sampah antariksa di 2011</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/fenomena-antariksa-bagaimana-menyikapinya/">Fenomena antariksa: bagaimana menyikapinya?</a></p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://www.oosa.unvienna.org/oosa/COPUOS/copuos.html">Website UNCOPUOS</a></p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/United_Nations_Committee_on_the_Peaceful_Uses_of_Outer_Space">UNCOPUOS di Wikipedia</a></p>
<p><a href="http://orbitaldebris.jsc.nasa.gov/mitigate/mitigation.html">Informasi mitigasi sampah antariksa di website NASA Orbital Debris Program Office</a></p>
<p><a href="http://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/05/20/perkembangan-teknologi-yang-dilematis-bagi-astronomi/">Artikel dilema perkembangan teknologi bagi astronomi di blog Pak Thomas Djamaluddin</a></p>
<p><a href="http://langitselatan.com/2007/04/20/potensi-bencana-dari-antariksa/">Artikel tentang potensi bencana dari antariksa di website langitselatan</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/932/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=932&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/29/space-debris-mitigation-guidelines/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/un-dan-debris.png" medium="image">
			<media:title type="html">un dan debris</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/tabel-space-debris-mitigation-guidelines1.png" medium="image">
			<media:title type="html">tabel space debris mitigation guidelines</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das1.png" medium="image">
			<media:title type="html">DAS1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das21.png" medium="image">
			<media:title type="html">DAS2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das3.png" medium="image">
			<media:title type="html">DAS3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/das4.png" medium="image">
			<media:title type="html">DAS4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membuat laporan dengan Matlab</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/26/membuat-laporan-dengan-matlab-2/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/26/membuat-laporan-dengan-matlab-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 18:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[Matlab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN Meski biasa memakai Matlab untuk membuat program numerik dan sebagainya, saya yakin masih banyak yang belum tahu tentang fasilitas publishing Matlab code apalagi menggunakannya. Padahal jika mahir memakainya kita akan merasakan manfaatnya terutama bagi mahasiswa yang sering mendapat tugas membuat program numerik dan melaporkan hasilnya. Apa sebenarnya manfaat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=907&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab1.png"><img class="alignleft  wp-image-917" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="matlab" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab1.png?w=199&#038;h=200" alt="" width="199" height="200" /></a>Meski biasa memakai Matlab untuk membuat program numerik dan sebagainya, saya yakin masih banyak yang belum tahu tentang fasilitas <em>publishing Matlab code </em>apalagi menggunakannya. Padahal jika mahir memakainya kita akan merasakan manfaatnya terutama bagi mahasiswa yang sering mendapat tugas membuat program numerik dan melaporkan hasilnya.</p>
<p>Apa sebenarnya manfaat fasilitas ini?</p>
<p><span id="more-907"></span></p>
<p>Fasilitas <em>publishing Matlab code </em>digunakan untuk mempublikasikan kode program yang kita buat disertai penjelasannya (mencakup komentar dan hasil) sehingga orang lain mudah membaca kode tersebut. Di dalam file yang dipublikasi dapat kita masukkan:</p>
<ul>
<li><em>formatted comentary</em> atas kode yang kita buat (termasuk <em>bulleted and numbered lists</em>, <em>bold and monospace font</em>, <em>preformatted text</em>, TeX <em>equations</em>, dan lain-lain)</li>
<li>kode yang kita buat</li>
<li>hasil kode yang kita buat (termasuk keluaran di Command Window dan gambar yang dibuat atau dimodifikasi oleh kode tersebut)</li>
</ul>
<p>File dapat dipublikasi dalam format HTML, XML, LaTeX, PDF, DOC, atau PPT<span style="font-size:11px;">.</span></p>
<p>Saya mendapati fasilitas <em>publishing Matlab code </em>ini sangat cocok digunakan untuk membuat laporan hasil pemrograman. Pengantar dan teori bisa kita tulis dalam editor yang sama dengan editor yang kita pakai ketika membuat programnya (yakni editor Matlab) sehingga sangat memudahkan. Setelah kita publikasi, orang dapat membaca teori, kode program yang kita buat, dan melihat hasilnya dalam satu file. Karena keunggulan ini, beberapa kali fasilitas ini saya pakai untuk membuat laporan tugas kuliah.</p>
<p>Gambar berikut ini memperlihatkan contoh penggunaan fasilitas <em>publishing Matlab code </em>yang saya kira cukup lengkap<em>.</em> Di dalamnya ada teori pengantar (mengandung TeX <em>equation</em>), daftar isi, kode program, hasil program, dan kesimpulan. Pada contoh ini file dipublikasi dalam format html. Editor Matlab tampak di sebelah kiri sedang file hasil publikasi di sebelah kanan.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-912" title="matlab publishing" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing.png?w=600&#038;h=337" alt="" width="600" height="337" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Contoh penggunaan fasilitas <em>publishing Matlab code </em>(klik gambar untuk diperbesar)</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing2.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-914" title="matlab publishing2" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing2.png?w=600&#038;h=337" alt="" width="600" height="337" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Contoh penggunaan fasilitas <em>publishing Matlab code </em>(lanjutan dari gambar sebelumnya)</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing3.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-915" title="matlab publishing3" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing3.png?w=600&#038;h=337" alt="" width="600" height="337" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Contoh penggunaan fasilitas <em>publishing Matlab code </em>(lanjutan dari gambar sebelumnya)</p>
<p>Untuk mengetahui lebih jauh tentang fasilitas yang menarik ini dan bagaimana menggunakannya silakan buka Matlab Help lalu <em>search &#8216;</em>Publishing MATLAB Code Files&#8217;.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-help.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-918" title="matlab help" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-help.png?w=600&#038;h=372" alt="" width="600" height="372" /></a></p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/907/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/907/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=907&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/26/membuat-laporan-dengan-matlab-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab1.png" medium="image">
			<media:title type="html">matlab</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing.png" medium="image">
			<media:title type="html">matlab publishing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing2.png" medium="image">
			<media:title type="html">matlab publishing2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-publishing3.png" medium="image">
			<media:title type="html">matlab publishing3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/matlab-help.png" medium="image">
			<media:title type="html">matlab help</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Persaudaraan Islam</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/23/persaudaraan-islam/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/23/persaudaraan-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 16:56:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[ukhuwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=893</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN Satoshi Kanazawa seorang evolutionary psychologist pernah membuat tulisan berjudul What’s Wrong with Muslims? di website Psychology Today yang dipublikasikan pada 10 Januari 2010. Dalam tulisannya ia berkata, &#8220;Being a Muslim in today’s world is unlike being anything else.  It’s an all-encompassing, all-consuming identity.&#8221; Mengapa demikian? Kanazawa memberikan penjelasannya, &#8220;Within a single [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=893&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ukhuwwah.jpg"><img class="alignleft  wp-image-897" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="ukhuwwah" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ukhuwwah.jpg?w=170&#038;h=286" alt="" width="170" height="286" /></a>Satoshi Kanazawa seorang <em>evolutionary psychologist </em>pernah membuat tulisan berjudul <a href="http://www.psychologytoday.com/blog/the-scientific-fundamentalist/201001/what-s-wrong-muslims"><em>What’s Wrong with Muslims?</em></a> di website Psychology Today yang dipublikasikan pada 10 Januari 2010. Dalam tulisannya ia berkata, &#8220;<em>Being a Muslim in today’s world is unlike being anything else.  It’s an all-encompassing, all-consuming identity</em>.&#8221;</p>
<p>Mengapa demikian?</p>
<p><span id="more-893"></span></p>
<p>Kanazawa memberikan penjelasannya, &#8220;<em>Within a single society, like the United States, white college professors, say, usually have much more in common – in their values, preferences, lifestyles, and opinions – with black college professors than they do with, say, white garbage collectors. Conversely, black garbage collectors usually have much more in common with white garbage collectors than they do with black college professors. There may be exceptions in some cases, but usually their acquired traits of occupation and profession – what they do every day – is more important in determining who they are and what they believe than their race and ethnicity.</em></p>
<p><em>Across societies, however, French electricians, say, usually identify more strongly with French plumbers or even with French accountants than they do with, say, Chinese electricians. Conversely, Chinese electricians usually identify more strongly with Chinese plumbers and accountants than they do with French electricians. Once again, I’m sure there are some exceptions, but usually, in modern society, nationality and culture strongly shape people’s identity and unite them despite their different occupations and professions</em>.</p>
<p><em>These generalizations appear to hold for most societies, cultures, races, ethnicities, religions, and languages, <span style="text-decoration:underline;">except for Muslims</span>.  For them, being a Muslim appears to be an all-encompassing, all-consuming identity that overrides and trumps everything else.  For them, nothing else – their race, their nationality, their occupation, their language – matters except for being Muslim, which unites all Muslims in the world.  (True, most Muslims speak the same language – Arabic – but not all; neither Indonesians nor Chechens speak Arabic.  Nor do Iranians.)&#8221;</em></p>
<p>Setelah memberikan beberapa contoh untuk memperkuat pernyataannya, Kanazawa menutup tulisannya dengan pertanyaan, &#8220;<em>Why is being Muslim so completely different from being anything else in the modern world today?  Why is being Muslim such an all-encompassing, all-consuming identity?</em></p>
<p>Pelajaran apa yang bisa kita (sebagai muslim) ambil dari tulisan Kanazawa tersebut? Saya kira minimal satu hal: bagaimana pun buruknya kualitas umat Islam saat ini, keyakinan bahwa mereka bersaudara secara iman masih ada. Ini adalah modal dasar yang harus dipelihara dan dikembangkan untuk mencapai derajat persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) yang sempurna.</p>
<p>Persaudaraan karena iman adalah bentuk persaudaraan yang paling kuat melebihi persaudaraan karena darah dan keturunan. Imam Hasan al-Banna dalam kitabnya <em>Risalatut Ta&#8217;alim</em> mengatakan, &#8220;Yang dikehendaki dari ukhuwah adalah terjalinnya hati dan ruh dengan jalinan akidah karena akidah adalah jalinan yang paling kokoh dan paling mahal. Ukhuwah merupakan saudara iman sedang perpecahan adalah saudara kekafiran.&#8221;</p>
<p>Bagaimana caranya mencapai derajat persaudaraan yang tertinggi?</p>
<p>Perlu beberapa langkah untuk mencapai itu. Dimulai dari menjalin hubungan (komunikasi) hingga menumbuhkan rasa saling sepenanggungan. Perhatikan skema berikut ini.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ukhuwwah-islamiyah.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-895" title="ukhuwwah islamiyah" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ukhuwwah-islamiyah.png?w=600&#038;h=204" alt="" width="600" height="204" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Langkah-langkah untuk mencapai kesatuan umat (klik gambar untuk diperbesar)</p>
<p>Komunikasi dapat dicapai dengan silaturahim baik secara langsung mengunjungi saudara kita atau tidak langsung dengan memanfaatkan berbagai fasilitas modern yang tersedia saat ini seperti telepon dan internet. Komunikasi dapat dilakukan secara pribadi  maupun berkelompok.</p>
<p>Berikut ini penjelasan ringkas langkah-langkah berikutnya yang saya kutip dari buku Syarah Rasmul Bayan Tarbiyah susunan Ustadz Jasiman, Lc terbitan Auliya Press, Solo.</p>
<ol>
<li><strong>Ta&#8217;aaruf</strong> (saling mengenal).<br />
Bukan hanya mengenalnya secara fisik namun juga mengenali aspek pemikiran, kejiwaan, latar belakang diri dan keluarganya, kelebihan dan kekurangannya, dan lain sebagainya.</li>
<li><strong>Tafaahum</strong> (saling memahami).<br />
Kesepahaman yang harus dibangun dimulai dengan kesepahaman dalam hal-hal prinsip lantas dilanjutkan untuk saling memahami hal-hal sekunder. Bila ini dapat dilakukan, akan tercapai kesatuan hati, pemikiran, bahkan terimplementasikan dalam bentuk kesatuan amal yakni amal jama&#8217;i.</li>
<li><strong>Ta&#8217;aawun</strong> (saling membantu).<br />
Mereka suka rela membantu dalam hal-hal yang menyangkut urusan hati, pikiran, maupun amaliah. Ta&#8217;aawun hati diwujudkan misalnya dalam bentuk empati dan kepedulian; ta&#8217;aawun fikri diwujudkan dengan memberi saran dan sumbangan pemikiran; ta&#8217;aawun amali dalam bentuk bantuan secara materi dan sebagainya.</li>
<li><strong>Takaaful</strong> (saling sepenanggungan).<br />
Pada tingkat ini seorang mukmin benar-benar merasakan bahwa ia adalah bagian yang tak terpisahkan dari saudaranya. Bagai jasad yang satu, bila ada bagian tubuhnya yang mengaduh maka seluruh jasad tidak akan dapat tidur dan merasakan demam. Pada tahap ini mereka benar-benar telah menyatu dan saling mencinta.</li>
</ol>
<p>Bila seluruh tahapan ini tercapai, insya Allah akan terwujud kesatuan barisan dan kesatuan umat.</p>
<p>Mudah-mudahan Allah SWT berkenan menyampaikan umat Islam ke tingkat persaudaraan yang sempurna. Sekiranya ini tercapai niscaya Mr Kanazawa (dan teman-temannya) akan lebih terperangah lagi melihat kondisi umat Islam.</p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://khotbahjumat.com/ukhuwah-islamiyah/">Khutbah jumat tentang ukhuwah Islamiyah di khotbahjumat.com</a></p>
<p><a href="http://dakwah.info/bekal-dakwah/tahapan-ukhuwah-islamiyah/">Artikel tentang ukhuwah Islamiyah di dakwah.info</a></p>
<p><a href="http://almanhaj.or.id/content/3014/slash/0">Artikel tentang ukhuwah Islamiyah di almanhaj.or.id</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/893/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/893/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=893&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/23/persaudaraan-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ukhuwwah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ukhuwwah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ukhuwwah-islamiyah.png" medium="image">
			<media:title type="html">ukhuwwah islamiyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan sampah antariksa di 2011</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/perkembangan-sampah-antariksa-di-2011/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/perkembangan-sampah-antariksa-di-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 15:13:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[benda jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[sampah antariksa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN Dua satelit besar yakni UARS dan ROSAT jatuh menjelang akhir 2011.  Keduanya bersama 492 sampah antariksa lainnya (yang berukuran di atas 10 cm) jatuh di tahun tersebut. Jika diasumsikan berat rata-rata satelit dan bekas roket adalah 500 kg sedang serpihan 1 kg maka berat total UARS (5.6 ton) dan ROSAT (2.4 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=872&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/leo256-sumber-nasa.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-938" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="LEO256 (sumber NASA)" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/leo256-sumber-nasa.jpg?w=600" alt=""   /></a>Dua satelit besar yakni UARS dan ROSAT jatuh menjelang akhir 2011.  Keduanya bersama 492 sampah antariksa lainnya (yang berukuran di atas 10 cm) jatuh di tahun tersebut. Jika diasumsikan berat rata-rata satelit dan bekas roket adalah 500 kg sedang serpihan 1 kg maka berat total UARS (5.6 ton) dan ROSAT (2.4 ton) adalah 19% dari berat seluruh sampah antariksa yang jatuh (mengalami <em>atmospheric reentry</em>) ke Bumi.</p>
<p>Tahun 2011 ditandai dengan peningkatan aktivitas Matahari menuju puncaknya yang diperkirakan terjadi di pertengahan 2013. Adakah pengaruhnya terhadap populasi sampah antariksa di 2011?<span id="more-872"></span></p>
<p>Dari data hingga akhir 2011 (bisa diperoleh di website Space-Track) dapat dibuat grafik berikut.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-reentry.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-885" title="jumlah reentry" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-reentry.png?w=600&#038;h=360" alt="" width="600" height="360" /></a>Jumlah sampah antariksa yang jatuh sejak 1958 hingga 2011 (payload = satelit, rocket body = bekas roket, debris = serpihan)</p>
<p>Korelasi antara aktivitas Matahari dengan jumlah sampah yang jatuh lebih mudah terlihat jika kita hanya meninjau satelit dan bekas roket (mengabaikan serpihan) sehingga diperoleh grafik berikut.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-benda-jatuh-dan-aktvitas-mth.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-878" title="jumlah benda jatuh dan aktvitas mth" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-benda-jatuh-dan-aktvitas-mth.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Perbandingan aktivitas Matahari (grafik atas) dengan jumlah satelit + bekas roket yang jatuh (grafik bawah)</p>
<p>Terlihat jumlah sampah yang jatuh makin meningkat di 2011 (ingat bahwa kita telah mengabaikan semua serpihan termasuk serpihan satelit mata-mata USA 193 yang banyak jatuh di 2008). Khusus untuk serpihan satelit Fengyun 1C (yang ditembak Cina pada 11 Januari 2007) yang telah jatuh, hampir separuhnya jatuh di 2011 (lihat gambar berikut).</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/reentry-debris-fengyun-1c.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-888" title="reentry debris fengyun 1c" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/reentry-debris-fengyun-1c.png?w=600&#038;h=366" alt="" width="600" height="366" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Serpihan Fengyun 1C yang jatuh semakin banyak pada 2011 akibat peningkatan aktivitas Matahari (sumber: NASA)</p>
<p>Sedikit sekali satelit atau bekas roket yang meledak (dan menghasilkan serpihan yang teridentifikasi) di 2011. NASA mengatakan bahwa ini adalah yang paling sedikit sejak 2002.  Berkat kondisi ini dan banyaknya sampah yang jatuh akibat peningkatan aktivitas Matahari sejak 2009 mengakibatkan jumlah sampah antariksa yang mengorbit Bumi menurun di 2011 dan diperkirakan tren ini akan berlanjut hingga 2013 jika tidak terjadi ledakan satelit atau bekas roket dalam jumlah besar. Perhatikan gambar berikut.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/in-orbit-object-until-2012.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-879" title="in orbit object until 2012" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/in-orbit-object-until-2012.png?w=600&#038;h=375" alt="" width="600" height="375" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Jumlah benda antariksa buatan yang mengorbit Bumi (sumber: NASA)</p>
<p><strong>Artikel terkait di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/09/21/kondisi-sampah-antariksa-saat-ini/">Kondisi sampah antariksa saat ini</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/05/22/kerusakan-lingkungan-antariksa/">Kerusakan lingkungan antariksa</a></p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://orbitaldebris.jsc.nasa.gov/">Website NASA Orbital Debris Program Office</a></p>
<p><a href="https://www.space-track.org/perl/login.pl">Website Space-Track</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-reentry.gif"><br />
</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=872&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/perkembangan-sampah-antariksa-di-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/leo256-sumber-nasa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">LEO256 (sumber NASA)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-reentry.png" medium="image">
			<media:title type="html">jumlah reentry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/jumlah-benda-jatuh-dan-aktvitas-mth.png" medium="image">
			<media:title type="html">jumlah benda jatuh dan aktvitas mth</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/reentry-debris-fengyun-1c.png" medium="image">
			<media:title type="html">reentry debris fengyun 1c</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/in-orbit-object-until-2012.png" medium="image">
			<media:title type="html">in orbit object until 2012</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Phobos-Grunt akhirnya jatuh</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/phobos-grunt-akhirnya-jatuh/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/phobos-grunt-akhirnya-jatuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 04:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[satelit]]></category>
		<category><![CDATA[benda jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[sampah antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[orbit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=857</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Satelit Phobos-Grunt milik Rusia yang direncanakan menuju Phobos salah satu bulan planet Mars akhirnya jatuh ke Bumi. Karena diperkirakan tidak semua komponennya terbakar habis di atmosfer dan mengandung material berbahaya, banyak pihak yang memantau satelit ini termasuk LAPAN. Pemantauan di LAPAN dilakukan sejak 28 Desember 2011 hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=857&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/phobos-grunt.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-859" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="phobos-grunt" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/phobos-grunt.jpg?w=600" alt=""   /></a>Satelit Phobos-Grunt milik Rusia yang direncanakan menuju Phobos salah satu bulan planet Mars akhirnya jatuh ke Bumi. Karena diperkirakan tidak semua komponennya terbakar habis di atmosfer dan mengandung material berbahaya, banyak pihak yang memantau satelit ini termasuk LAPAN. Pemantauan di LAPAN dilakukan sejak 28 Desember 2011 hingga Phobos-Grunt dinyatakan jatuh di atas Samudera Pasifik (sebelum melintasi Ameriksa selatan) pada dini hari tanggal 16 Januari 2012.</p>
<p>Mengapa satelit ini gagal melaksanakan misinya dan bagaimana sejarah orbitnya hingga jatuh ke Bumi?</p>
<p><span id="more-857"></span></p>
<p><strong>Dugaan penyebab kegagalan</strong></p>
<p>Diduga telah terjadi kesalahan pemrograman pada <em>flight control system </em>yang mengakibatkan <em>processor usage level</em> pada <em>main flight control computer</em> Phobos-Grunt melebihi 90% dari kapasitasnya. Ini menyebabkan mudahnya terjadi <em>crash</em> dan <em>rebooting</em> dengan semakin banyaknya komponen satelit yang mulai aktif. Salah satu yang nampaknya berhasil diaktifkan adalah <em>X-band transmitter </em>(untuk komunikasi dengan stasiun pengendali di Bumi) yang mengkonsumsi daya sekitar 200 watt. Aktifnya berbagai sistem dalam satelit berakibat pada makin berkurangnya daya dalam <em>rechargable power batteries</em> dan akhirnya dalam <em>emergency power source</em>-nya. Akhirnya semua subsistem mengalami kegagalan pada 28 Nopember 2011.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/fg_2011_components_1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-863" title="fg_2011_components_1" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/fg_2011_components_1.jpg?w=600&#038;h=478" alt="" width="600" height="478" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Arsitektur Phobos-Grunt dan komponen-komponen utamanya (sumber: russianspaceweb.com)</p>
<p><strong>Sejarah orbit satelit Phobos-Grunt</strong></p>
<p>(Informasi di bawah ini diambil dari situs web <a href="http://orbit.dirgantara-lapan.or.id/">Pemantauan benda jatuh LAPAN</a>)</p>
<p>Phobos-Grunt milik Rusia diluncurkan menggunakan roket Zenith dari Baikonur Kosmodrome, Kazakhstan pada 8 Nopember 2011. Misinya adalah mengambil sampel tanah dari salah satu bulan planet Mars yakni Phobos (menarik diteliti karena diduga adalah asteroid yang ditangkap oleh gravitasi Mars). Karena jaraknya yang cukup dekat dengan Mars, Phobos-Grunt juga akan digunakan untuk mempelajari planet merah ini dalam jarak dekat.</p>
<p>Roket Zenith berhasil membawa Phobos-Grunt ke orbit parkir di ketinggian 207&#215;347 km dengan inklinasi 51,4 derajat namun thruster (roket pendorong pada satelit)-nya yang sedianya menempatkan satelit tersebut ke orbit transfer menuju Mars gagal bekerja hingga waktu yang memungkinkannya terbang ke planet tersebut habis pada 20 Nop 2012. Phobos-Grunt tetap di orbit parkirnya hingga bahan bakarnya habis pada 28 Nop 2012 dan mustahil dikontrol lagi. Hambatan atmosfer selanjutnya mengubah misi ke Mars berbalik menjadi &#8220;misi&#8221; reentry ke Bumi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ketinggian_phobos-grunt.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-862" title="ketinggian_phobos-grunt" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ketinggian_phobos-grunt.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Ketinggian Phobos-Grunt sejak awal mengorbit hingga jatuh ke Bumi</p>
<p>Setelah mengorbit Bumi selama 49 hari Phobos-Grunt akhirnya jatuh di atas Samudera Pasifik pada 16 Januari 2012 sekitar pukul 00:23 WIB (antara 15 Jan pukul 23:59 hingga 16 Jan pukul 00:47 WIB). Lintasan terakhir Phobos-Grunt diperlihatkan pada peta berikut. Lokasi jatuh (<em>atmospheric reentry</em>) yang tepat tidak diketahui.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/prediksi-reentry-phobos-grunt12.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-858" title="prediksi reentry phobos-grunt12" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/prediksi-reentry-phobos-grunt12.gif?w=600&#038;h=332" alt="" width="600" height="332" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Lintasan Phobos-Grunt di sekitar waktu jatuhnya pada dini hari 16 Januari 2012.</p>
<p><strong>Artikel di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/11/14/rosat-akhirnya-jatuh/">ROSAT akhirnya jatuh</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/09/26/uars-akhirnya-jatuh/">UARS akhirnya jatuh</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/10/22/peran-lapan-terkait-benda-jatuh-antariksa/">Peran LAPAN terkait benda jatuh antariksa</a></p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://www.russianspaceweb.com/phobos_grunt_reentry.html">Reentry Phobos-Grunt di website RussianSpaceWeb.com</a></p>
<p><a href="http://tdjamaluddin.wordpress.com/2012/01/11/pesawat-antariksa-phobos-grunt-gagal-menuju-mars-dan-segera-jatuh-ke-bumi/">Phobos-Grunt di blog Pak Thomas Djamaluddin</a></p>
<p><a href="http://langitselatan.com/2012/01/05/menuju-hari-kematian-phobos-grunt/">Phobos-Grunt di website langitselatan</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/857/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/857/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=857&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/21/phobos-grunt-akhirnya-jatuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/phobos-grunt.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">phobos-grunt</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/fg_2011_components_1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fg_2011_components_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/ketinggian_phobos-grunt.png" medium="image">
			<media:title type="html">ketinggian_phobos-grunt</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/prediksi-reentry-phobos-grunt12.gif" medium="image">
			<media:title type="html">prediksi reentry phobos-grunt12</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memilih prosesor dengan anggaran terbatas</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/05/memilih-processor-dengan-anggaran-terbatas/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/05/memilih-processor-dengan-anggaran-terbatas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 20:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer dan internet]]></category>
		<category><![CDATA[cpu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=809</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Pilihan prosesor komputer (CPU) semakin banyak dan menarik. Walaupun produsen yang populer hanya dua (Intel dan AMD) namun kedua produsen tersebut mampu memproduksi berbagai tipe prosesor yang mungkin membingungkan calon pemakainya. Seorang antusias yang memiliki anggaran sangat besar akan mudah saja membeli prosesor yang paling cepat cepat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=809&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/cpu.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-824" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="cpu" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/cpu.jpg?w=600" alt=""   /></a>Pilihan prosesor komputer (CPU) semakin banyak dan menarik. Walaupun produsen yang populer hanya dua (Intel dan AMD) namun kedua produsen tersebut mampu memproduksi berbagai tipe prosesor yang mungkin membingungkan calon pemakainya.</p>
<p>Seorang antusias yang memiliki anggaran sangat besar akan mudah saja membeli prosesor yang paling cepat cepat dan mahal di pasaran. Namun bagi kebanyakan kita yang tidak seperti itu (tidak seantusias apalagi sekaya itu hehe), prosesor apa saat ini yang paling cocok kita pilih dengan harga di bawah 1 juta rupiah?<span id="more-809"></span></p>
<p>Tulisan ini bermaksud memperbarui <a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/04/29/memilih-prosesor-komputer-dengan-anggaran-terbatas/">tulisan sebelumnya</a> (8 bulan yang lalu) yang menaksir nilai <em>N </em>sebuah prosesor berdasarkan kesesuaian kinerja (dianggap dapat diwakili oleh kecepatan prosesor memproses angka) dan harganya. Kedua parameter ini masing-masing diperoleh hanya dari sumber yang sama.  Formulanya sangat sederhana (sehingga hanya cocok digunakan untuk taksiran awal):</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/formula-nilai-cpu.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-811" title="formula nilai cpu" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/formula-nilai-cpu.gif?w=600" alt=""   /></a></p>
<p>kinerja <em>K</em> bisa didapatkan dari <a href="http://www.cpubenchmark.net/">www.cpubenchmark.net</a> sedang harga <em>H</em> (dalam rupiah) bisa dilihat di <a href="http://www.bhinneka.com/category/processor.aspx">www.bhinneka.com</a>. Untuk membatasi masalah, saya hanya  membahas prosesor desktop (prosesor laptop dianggap sudah terwakili).</p>
<p>Delapan bulan lalu prosesor yang terpilih adalah AMD Athlon II X3 450 dengan nilai 41.01. Bagaimana sekarang?</p>
<p>Dari CPUBenchmark dan Bhinneka saya memperoleh nilai 7 buah prosesor yang kira-kira mewakili prosesor Intel dan AMD  yang harganya kurang dari 1 juta rupiah yang ditunjukkan oleh grafik dan tabel berikut.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/grafik-nilai-cpu4.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-820" title="grafik nilai cpu" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/grafik-nilai-cpu4.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Grafik dan tabel perbandingan nilai 7 prosesor Intel dan AMD  dengan harga di bawah 1 juta rupiah.</p>
<p>Ternyata AMD Athlon II X3 450 masih menjadi jawaranya (walaupun nilainya menurun dari 41.01 menjadi 38.24 karena harganya meningkat).</p>
<p>Dari 7 prosesor yang ditinjau, tampak secara umum prosesor Intel menunjukkan perkembangan yang lebih baik daripada 8 bulan yang lalu dibanding AMD.  Tidak satu pun prosesor Intel yang harganya meningkat (Pentium E5700 tetap sedang Core i3 menurun) sedang di kubu AMD, dua prosesor yang ditinjau sebelumnya mengalami peningkatan harga (Athlon II X2 250 dan Athlon II X3 450) hanya Athlon II X4 645 yang turun.</p>
<p>Kali ini, Intel menghadirkan Pentium G840 sebagai prosesor baru (silakan baca tentangnya di <a href="http://www.anandtech.com/show/4524/the-sandy-bridge-pentium-review-pentium-g850-g840-g620-g620t-tested">AnandTech</a>) sedang AMD menghadirkan A6-3500 X3 (baca di <a href="http://www.anandtech.com/show/4641/amd-introduces-triplecore-a63500-apu">AnandTech</a>). Kedua prosesor ini telah dilengkapi dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Graphics_processing_unit#Integrated_graphics_solutions"><em>integrated graphics processor</em> (IGP)</a>. Pentium G840 menyandang HD Graphics (dalam beberapa hal setara dengan HD Graphics 2000) sedang A6-3500 X3 menyandang Radeon HD 6530D sebagai pengolah grafisnya. Berbagai sumber menujukkan bahwa Radeon HD 6530D jauh lebih kuat dibanding HD Graphics (lihat misalnya <a href="http://www.anandtech.com/show/4524/the-sandy-bridge-pentium-review-pentium-g850-g840-g620-g620t-tested/5">AnandTech </a>dan <a href="http://www.videocardbenchmark.net/">Passmark Software</a>).</p>
<p>Hadirnya prosesor-prosesor baru dengan IGP menjadikan seleksi prosesor lebih rumit (dan lebih menarik).  Formula yang kita pakai di atas tampak semakin jauh dari realita. Menghitung kinerja prosesor-prosesor baru ini tidak cukup lagi jika hanya memperhitungkan kecepatannya memproses angka (<a href="http://www.cpubenchmark.net/cpu_test_info.html">CPUBenchmark menggunakan 8 tes</a> untuk ini) karena mereka juga mampu memproses gambar dengan sangat baik layaknya sebuah <em>dedicated video card. </em></p>
<p><em></em>Kemampuan memproses gambar dengan baik semakin terasa saat ini. Semakin banyak orang menggunakan komputernya untuk aplikasi 3-dimensi dan <em>video editing. </em>Penelitian dan diseminasi tentang kedirgantaran pun (seperti yang dilakukan di LAPAN) semakin membutuhkan komputer dengan kemampuan grafis yang baik. Dua dari lima komponen yang digunakan Microsoft dalam menghitung <em>Windows Experience Index </em>pun berkaitan dengan grafik seperti terlihat pada contoh di gambar berikut.</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/wei.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-822" title="WEI" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/wei.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Komponen <em>Graphics</em> dan <em>Gaming graphics</em>  dalam <em>Windows Experience Index. </em>Nilai akhir (<em>base score</em>) diambil dari nilai komponen terendah.</p>
<p>Sayang sekali saya belum menemukan formula yang kira-kira lebih cocok untuk prosesor-prosesor dengan IGP. Oleh karena itu grafik dan tabel di atas tetap bisa kita pakai namun <strong>dengan catatan</strong> bahwa nilainya tidak memperhitungkan kemampuan grafis prosesor bersangkutan. Jika kemampuan grafis diperhitungkan, Pentium G840 dan A6-3500 X3 selayaknya mendapat nilai yang lebih baik.</p>
<p>Kesimpulannya apa dong?</p>
<p>Dilihat dari kinerja memproses angka (saja) AMD Athlon II X3 450 adalah yang terbaik. Namun, jika kita juga memperhitungkan kinerja memproses gambar, AMD A6-3500 X3 mungkin yang terbaik. Walaupun harganya lebih mahal namun prosesor ini memiliki CPU mark yang lebih tinggi dan mampu memproses gambar dengan sangat baik (untuk anggaran terbatas). Kelebihan ini  bisa membebaskan kita dari membeli kartu grafis khusus yang harganya cukup mahal untuk kinerja grafis yang sama.</p>
<p>Tambahan:</p>
<p>Jika hanya butuh komputer untuk <em>browsing</em> internet, nonton film, dengar musik, dan mengetik maka Intel Celeron G530 bisa jadi pilihan terbaik asalkan bisa memperolehnya (saya tidak mendapatkannya di Bhinneka). Prosesor <em>dual core</em> dengan frekuensi 2.4 GHz ini memiliki CPU mark 2226 dengan harga sekitar $42. Jika dianggap harga ini setara dengan Rp 400 ribu maka nilainya adalah 55.65. Celeron G530 juga sudah dilengkapi dengan IGP (HD Graphics) sehingga nilainya selayaknya lebih tinggi lagi. Tentang Celeron G530 bisa dibaca di <a href="http://www.xbitlabs.com/articles/cpu/display/celeron-g540-g440.html">Xbit</a>.</p>
<p><a href="http://www.hardware-revolution.com/best-cpu-processor-december-2011/">Hardware-Revolution</a> memilih Intel Celeron G530 sebagai prosesor terbaik di kelas prosesor berharga ~$40 dan Intel Pentium G850 (sedikit di atas Pentium G840) di kelas prosesor berharga ~$80 untuk edisi Desember 2011.</p>
<p><strong>Artikel terkait di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/04/29/memilih-prosesor-komputer-dengan-anggaran-terbatas/">Artikel bertema sama delapan bulan yang lalu</a></p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://pcpartcharts.com/">Bantuan untuk memilih CPU, kartu grafis, dan laptop di PC Part Charts</a></p>
<p><a href="http://realworldtech.com/page.cfm?ArticleID=RWT041111203710">Memperkirakan kinerja GPU Intel dan AMD di Real World Technologies</a></p>
<p><a href="http://paulisageek.com/compare/cpu/">Tabel perbandingan kinerja dan harga CPU oleh Paul Tarjan</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/809/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/809/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=809&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2012/01/05/memilih-processor-dengan-anggaran-terbatas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/cpu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cpu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/formula-nilai-cpu.gif" medium="image">
			<media:title type="html">formula nilai cpu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/grafik-nilai-cpu4.png" medium="image">
			<media:title type="html">grafik nilai cpu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2012/01/wei.png" medium="image">
			<media:title type="html">WEI</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena antariksa: bagaimana menyikapinya?</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/fenomena-antariksa-bagaimana-menyikapinya/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/fenomena-antariksa-bagaimana-menyikapinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 16:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[badai Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[benda jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan satelit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=795</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Bagi yang rajin mengikuti perkembangan berita di Indonesia baik itu lewat TV maupun internet, akan menyadari bahwa belakangan ini seringkali beredar berita-berita heboh terkait dengan “fenomena alam semesta”.  Mulai langit terbelah hingga satelit dan meteor jatuh (ini yang paling sering). Sepertinya berita-berita ini banyak bermunculan setelah isu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=795&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/meteoroid-bone.png"><img class="alignleft size-full wp-image-803" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="meteoroid Bone" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/meteoroid-bone.png?w=600" alt=""   /></a>Bagi yang rajin mengikuti perkembangan berita di Indonesia baik itu lewat TV maupun internet, akan menyadari bahwa belakangan ini seringkali beredar berita-berita heboh terkait dengan “fenomena alam semesta”.  Mulai langit terbelah hingga satelit dan meteor jatuh (ini yang paling sering).</p>
<p>Sepertinya berita-berita ini banyak bermunculan setelah isu kiamat 2012 dihembuskan oleh beberapa orang/pihak di negeri ini. Karena isu ini dikaitkan dengan keantariksaan seperti aktivitas Matahari dan benda jatuh antariksa maka LAPAN sebagai lembaga resmi yang menangani keantariksaan di Indonesia sering diminta oleh berbagai pihak untuk memberi penjelasan. Ini tantangan bagi LAPAN untuk mampu menjelaskan kepada masyarakat sekaligus peluang agar lebih dikenal.</p>
<p>(catatan: sebagian besar isi tulisan ini diambil dari tulisan sebelumnya berjudul &#8220;Menyongsong tahun baru 2012&#8243;)</p>
<p><span id="more-795"></span></p>
<p><strong>Fenomena badai Matahari</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/badai-matahari.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-796" title="badai Matahari" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/badai-matahari.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Ilustrasi badai Matahari merambat ke Bumi</p>
<p>Memang awalnya tahun 2011 dan 2012 diperkirakan adalah masa di mana Matahari mencapai puncak aktivitasnya namun sekarang perkiraannya bergeser menjadi 2013. Ketika berada di puncak aktivitasnya ini, frekuensi ledakan di permukaan Matahari yang menimbulkan badai geomagnet di Bumi meningkat sekitar 10 kali dibanding ketika Matahari dalam kondisi normal. Akan tetapi, walaupun melepaskan energi yang sangat tinggi, ledakan berupa <em>flare </em>atau <em>coronal mass ejection </em>(CME) ini bersifat lokal. Tidak terjadi di seluruh permukaan Matahari. Ledakan di Matahari tidak sama dengan Matahari yang meledak. Lebih tidak sama lagi dengan kiamat yang cuma sekali terjadi dan langsung menghancurkan seluruh alam semesta ini.</p>
<p>Manusia sudah berkali-kali mengalami puncak aktivitas Matahari sebagaimana isu kiamat. Sejak tahun 1750 manusia telah mengalami 23 kali Matahari di puncak aktivitasnya. Sekarang kita sedang menuju puncak aktivitas ke-24. Untungnya, bahaya yang mungkin timbul akibat ledakan Matahari tidak berpotensi merusak semuanya tapi hanya sistem teknologi terutama yang ditempatkan di luar angkasa. Manusia jaman dulu yang belum mengenal teknologi listrik tidak pernah mengalami kerugian akibat ledakan di Matahari. Hanya manusia jaman sekarang yang mungkin dirugikan karena ledakan di Matahari berpotensi merusak karya teknologi mereka jika tidak mampu menyesuaikan diri. Berbeda sekali dengan manusia jaman dulu yang merasakan akibat ledakan tersebut semata keindahan karena yang mereka alami hanya keindahan aurora di daerah-daerah lintang tinggi dan kadang di lintang menengah.</p>
<p><strong>Fenomena sampah antariksa</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/space-junk-sumber-nasa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-798" title="space junk (sumber NASA)" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/space-junk-sumber-nasa.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Populasi sampah antariksa</p>
<p>Sampah antariksa (<em>orbital debris</em>) adalah benda buatan manusia yang mengitari Bumi selain satelit yang berfungsi. Sebagaimana biasanya sampah, sampah antariksa pun bersifat merugikan karena dapat bertabrakan dengan satelit yang masih aktif dan mungkin jatuh ke Bumi dalam kondisi yang tidak dikendalikan. Saat ini jumlah sampah antariksa yang berukuran di atas 10 cm adalah sekitar 15 ribu buah. Yang berukuran lebih kecil tidak terhitung jumlahnya.</p>
<p><strong>A. Tabrakan satelit dengan sampah antariksa</strong></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/iridium-vs-cosmos-sumber-agi.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-799" title="iridium vs cosmos (sumber AGI)" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/iridium-vs-cosmos-sumber-agi.jpg?w=468&#038;h=314" alt="" width="468" height="314" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Contoh hasil tabrakan dua benda antariksa</p>
<p>Pada Februari 2009, media cukup ramai memberitakan kejadian tabrakan antara satelit Iridium 33 milik Amerika Serikat yang masih aktif dengan sampah antariksa milik Rusia. Ini adalah kasus pertama sebuah satelit aktif ditabrak oleh benda antariksa utuh (bukan berupa serpihan).</p>
<p>Seperti halnya puncak aktivitas Matahari, tabrakan benda-benda antariksa buatan juga bukan hal baru. Tabrakan semacam ini telah terjadi sejak tahun 1991 dan diperkirakan puncaknya tidak terjadi di 2012. Kemungkinan tabrakan antar benda buatan diperkirakan akan terus meningkat jika antisipasi tidak dilakukan mulai saat ini. Akan tetapi, sekalipun 15 ribuan benda-benda buatan itu saling bertubrukan, tidak akan ada apa-apanya dibanding tubrukan antar planet yang beratnya mencapai 6&#215;10<sup>21</sup> ton (untuk Bumi) dengan laju mencapai 100 ribu km/jam (untuk laju orbit Bumi). Tubrukan maha dahsyat yang mungkin saja dialami bumi ketika kiamat ini akan menghancurkan semua yang ada di Bumi ini.</p>
<p>Sejak awal manusia meluncurkan roket ke ruang angkasa di tahun 1957 hingga kini, baru empat kali terjadi tubrukan antar benda antariksa buatan secara alami. Tapi di masa depan diperkirakan tubrukan ini akan makin sering terjadi. Mengapa? Sebab saat itu populasi benda antariksa buatan di orbit rendah telah melewati titik kritis di mana laju pertambahan benda antariksa telah melampaui laju pengurangannya akibat terjatuh ke atmosfer. Bahkan sekalipun tidak ada lagi peluncuran roket sejak saat ini, populasi benda antariksa akan terus bertambah akibat tabrakan antar sesama benda antariksa yang menghasilkan serpihan-serpihan sebagai benda-benda antariksa yang baru.</p>
<p>Terbentuknya serpihan-sepihan antariksa yang baru tidak hanya terjadi secara alami. Penembakan satelit Fengyun 1C oleh Angkatan Bersenjata RRC pada Januari 2007 dan satelit USA 193 oleh Angkatan Bersenjata Amerika Serikat pada Februari 2008 telah turut memperbesar populasi sampah antariksa. Sampah yang terbentuk di ketinggian 500 km paling lama hanya beberapa tahun menghantui satelit sebelum jatuh ke Bumi akan tetapi sampah di ketinggian 1000 km akan menghantui satelit-satelit yang aktif selama ratusan tahun sebelum jatuh ke Bumi, sedangkan sampah di GEO sampai kapan pun tidak akan jatuh ke Bumi.</p>
<p><strong>B. Jatuhnya sampah antariksa</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/contoh-sampah-antariksa.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-797" title="contoh sampah antariksa" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/contoh-sampah-antariksa.png?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:center;">Contoh sampah antariksa</p>
<p>Sampah antariksa yang berketinggian kurang dari 2000 km suatu saat akan jatuh ke Bumi dan berpotensi menimbulkan kerusakan.  Fakta menunjukkan bahwa di antara  lebih dari 20 ribu benda antariksa buatan yang jatuh ke bumi hingga saat ini, 33% di antaranya berukuran cukup besar untuk sampai ke permukaan bumi. Peristiwa jatuhnya satelit Cosmos 954 milik Uni Soviet yang mengandung muatan nuklir di Perairan Kanada pada tahun 1978 adalah bukti yang tidak terbantahkan.</p>
<p>Dibanding negara lain, negara kita harus lebih waspada sebab wilayahnya membentang lebar di khatulistiwa sehingga secara umum memiliki resiko kejatuhan sampah antariksa yang lebih besar daripada kebanyakan negara lainnya. Hingga saat ini, LAPAN telah mengidentifikasi tiga sampah antariksa yang jatuh di wilayah Indonesia. Jumlah yang jatuh bisa jadi jauh lebih banyak.</p>
<p><strong>Fenomena jatuhnya meteor</strong></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/contoh-meteorit.png"><img class="aligncenter  wp-image-800" title="contoh meteorit" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/contoh-meteorit.png?w=266&#038;h=192" alt="" width="266" height="192" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Contoh meteorit yang ditemukan jatuh di Indonesia (sebesar pepaya)</p>
<p>Selain benda buatan, benda alami pun mungkin jatuh ke Bumi. Benda-benda ini dapat berupa pecahan asteroid dan komet, debu-debu komet, atau batuan tata surya lainnya. Benda-benda alami yang dinamakan meteoroid ini sebagian besar terbakar habis di atmosfer sehingga tidak menimbulkan bahaya di permukaan  Bumi. Benda yang selamat sampai ke permukaan Bumi dinamakan meteorit.</p>
<p>Sejauh ini diketahui tidak ada peningkatan jumlah meteoroid yang jatuh ke bumi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena itu tidak betul jika ada yang menganggap bahwa maraknya berita meteor jatuh di Indonesia belakangan ini terkait dengan isu kiamat 2012. Seringkali peristiwa yang dikabarkan sebagai meteor jatuh (kasus di Cirebon dan Karanganyar) hanyalah peristiwa lokal bukan peristiwa jatuhnya benda luar angkasa.</p>
<p>Mengingat potensi kerusakan yang mungkin ditimbulkan (apalagi sampah antariksa mungkin mengadung bahan radioaktif) maka LAPAN terus mengupayakan pemantauan benda-benda jatuh antariksa (namun saat ini baru pemantauan benda jatuh antariksa buatan yang sudah rutin dilakukan).</p>
<p><strong>Apa yang dapat kita lakukan?</strong></p>
<p>Kejadian badai Matahari dan jatuhnya meteor adalah dua peristiwa yang alami terjadi sebagai sunnatullah. Peristiwa ini akan terjadi walau tanpa campur tangan manusia. Yang dapat kita lakukan adalah menyesuaikan diri dan teknologi kita agar dapat selamat dari dua fenomena tersebut. Berbeda dengan sampah antariksa. Sampah antariksa adalah hasil sampingan dari teknologi yang diciptakan manusia. Dengan demikian manusia memiliki kekuatan untuk mengontrolnya.</p>
<p>Berbagai teknik telah dilakukan untuk membatasi populasi sampah antariksa mulai dari mencegah meledaknya motor roket, mengurangi jumlah komponen roket atau satelit yang terlepas (sengaja atau tidak), hingga menjatuhkan/mengambil roket atau satelit bersangkutan ke bumi (untuk kasus satelit LEO) atau melemparkannya sehingga menjauh dari wilayah satelit-satelit aktif (untuk kasus satelit GEO). Namun, dunia telah mengakui bahwa solusinya terletak pada kerjasama secara internasional untuk mengendalikan, membatasi, atau mengurangi populasi sampah antariksa tersebut.</p>
<p>Mengingat potensi kerusakan yang ditimbulkan oleh sampah antariksa, sudah seharusnya seluruh negara yang telah mampu merancang roket dan satelit sendiri (termasuk negara kita) menyesuaikan rancangannya untuk mendukung upaya mitigasi sampah antariksa. Langkah bersama inilah yang dinilai paling efektif untuk mengurangi kecemasan dunia akan sampah antariksa di masa depan.</p>
<p><strong>Artikel terkait di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/menyongsong-tahun-baru-2012/">Isu kiamat 2012</a> (bahan utama untuk artikel ini)</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/09/22/tidak-ada-yang-diciptakan-allah-sia-sia/">Tidak ada yang diciptakan Allah sia-sia</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/795/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/795/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=795&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/fenomena-antariksa-bagaimana-menyikapinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/meteoroid-bone.png" medium="image">
			<media:title type="html">meteoroid Bone</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/badai-matahari.png" medium="image">
			<media:title type="html">badai Matahari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/space-junk-sumber-nasa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">space junk (sumber NASA)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/iridium-vs-cosmos-sumber-agi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">iridium vs cosmos (sumber AGI)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/contoh-sampah-antariksa.png" medium="image">
			<media:title type="html">contoh sampah antariksa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/contoh-meteorit.png" medium="image">
			<media:title type="html">contoh meteorit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyongsong tahun baru 2012</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/menyongsong-tahun-baru-2012/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/menyongsong-tahun-baru-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 16:22:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=789</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Hari ini hari terakhir di tahun 2011. Besok kita memulai hari pertama di tahun 2012. Kesempatan yang baik untuk merenungkan amal baik dan buruk kita di tahun ini dan apa yang kita persiapkan di tahun depan. Sebuah komunitas di Bandung telah berencana melaksanakan suatu kegiatan yang  mengingatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=789&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/fireworks.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-790" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="fireworks" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/fireworks.jpg?w=600" alt=""   /></a>Hari ini hari terakhir di tahun 2011. Besok kita memulai hari pertama di tahun 2012. Kesempatan yang baik untuk merenungkan amal baik dan buruk kita di tahun ini dan apa yang kita persiapkan di tahun depan.</p>
<p>Sebuah komunitas di Bandung telah berencana melaksanakan suatu kegiatan yang  mengingatkan saya akan tulisan yang dulu saya buat berjudul &#8220;Kiamatkah di 2012&#8243;? Kali ini saya ingin berbagi tulisan tersebut dengan maksud agar jangan sampai masih ada di antara kita yang mempercayai ramalan terkait isu kiamat tersebut. Mari dengan bersemangat kita songsong tahun 2012 tanpa kecemasan yang tidak beralasan.</p>
<p><span id="more-789"></span></p>
<p><strong>Kiamatkah di 2012?</strong></p>
<p>Isu kiamat belakangan ini marak kembali. Kali ini tanggal 21 Desember 2012 diramal menjadi waktunya.  Kita tahu ini bukan hal baru. Sejak dulu fenomena ramalan hari kiamat seperti ini telah terjadi dan pada kenyataannya sampai sekarang manusia masih mendiami Bumi ini. Akan tetapi, kelihatannya tidak banyak manusia yang tahu bahwa akibat kebodohan dan ketamakannya mereka justru mendekatkan diri mereka pada kiamat yang sebenarnya. Kiamat yang akan tiba-tiba datang menjemput mereka di saat mereka lalai. Tak ada yang  sempat mengira-ngira waktunya.</p>
<p>Simaklah firman Allah SWT dalam al-Qur’an Suratal-A’raaf ayat 187 <em>“Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang kiamat: &#8220;Bilakah terjadinya?&#8221; Katakanlah:</em> <em>&#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba&#8221;. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui&#8221;</em>.</p>
<p>Kiamat memang akan datang tiba-tiba. Hanya Allah SWT yang tahu kapan waktunya. Itulah sebabnya mengapa kiamat sangat menakutkan karena ia datang saat manusia tanpa persiapan. Makanya jika ada sekelompok peramal atau astrolog (bukan astronom) yang memperkirakan waktu terjadinya kiamat sehingga banyak orang yang kemudian berniat meningkatkan ketakwaan mereka (atau malah berputus asa dari rahmat Allah) maka kita pun tahu bahwa ulah sekelompok peramal tadi pasti keliru.</p>
<p>Ramalan akan waktu terjadinya kiamat secara jelas menentang firman Allah SWT. Mempercayainya adalah sebuah kekeliruan. Keliru juga orang-orang atau pihak tertentu yang menyebarluaskan dan cenderung memperkuat perkiraan sekelompok peramal tadi sehingga berpotensi menyimpangkan akidah masyarakat. Padahal, bagi masyarakat kita yang dominan muslim, akidah ini adalah hal pokok karena akidah itulah yang mendasari sehingga pandangan, sikap, dan tingkah laku hidupnya Islami. Negara kita akan mampu menjadi bangsa terkemuka jika seluruh warga negaranya yang beragama Islam memiliki kualitas seperti ini. Karena itu segala upaya yang berpotensi menggoyahkan akidah akan sangat merugikan kita sebagai pribadi dan bangsa.</p>
<p>Televisi adalah media penyebarluasan informasi yang paling jitu saat ini. Karena itu, penayangan isu kiamat 2012 yang tampaknya ingin meyakinkan pemirsa bahwa isu tersebut penting untuk diperhatikan sangat pantas untuk disesalkan. Dalam salah satu acara, penjelasan dari peneliti maupun ulama yang dihadirkan tidak digunakan untuk menepis gagasan kiamat 2012 tersebut bahkan dibuat seolah-olah mendukungnya apalagi ditambah dengan gambar dan animasi bencana dan kecelakaan yang terus-menerus diulang untuk menguatkan gagasan gila itu. Kiamat memang bukan hal untuk disepelekan tapi meyakini bahwa waktunya terjadi di tahun 2012 adalah haram dilakukan.</p>
<p>Sains sedikit pun tidak mendukung isu kiamat 2012. Memang tahun 2011 dan 2012 diperkirakan adalah masa di mana Matahari mencapai puncak aktivitasnya. Ketika berada di puncak aktivitasnya ini, frekuensi ledakan di permukaan Matahari yang menimbulkan badai Matahari di Bumi meningkat sekitar 10 kali dibanding ketika Matahari dalam kondisi normal. Akan tetapi, walaupun melepaskan energi yang sangat tinggi, ledakan berupa <em>flare </em>atau <em>coronal mass ejection </em>(CME) ini bersifat lokal. Tidak terjadi di seluruh permukaan Matahari. Ledakan di Matahari tidak sama dengan Matahari yang meledak. Lebih tidak sama lagi dengan kiamat yang cuma sekali terjadi dan langsung menghancurkan seluruh alam semesta ini.</p>
<p>Manusia sudah berkali-kali mengalami puncak aktivitas Matahari sebagaimana isu kiamat. Sejak tahun 1750 manusia telah mengalami 23 kali matahari di puncak aktivitasnya. Sekarang kita sedang menuju puncak aktivitas ke-24. Untungnya, bahaya yang mungkin timbul akibat ledakan Matahari tidak berpotensi merusak semuanya tapi hanya sistem teknologi terutama yang ditempatkan di luar angkasa. Manusia jaman dulu yang belum mengenal teknologi listrik tidak pernah mengalami kerugian akibat ledakan di Matahari. Hanya manusia jaman sekarang yang mungkin dirugikan karena ledakan di Matahari berpotensi merusak karya teknologi mereka jika tidak mampu menyesuaikan diri. Hal ini diperparah dengan semakin bergantungnya manusia pada teknologi yang dibuatnya sendiri. Berbeda sekali dengan manusia jaman dulu yang merasakan akibat ledakan tersebut semata keindahan karena yang mereka alami hanya keindahan aurora di daerah-daerah lintang tinggi dan kadang di lintang menengah.</p>
<p>Tabrakan benda-benda langit yang diramalkan akan semakin sering terjadi di tahun 2012 juga tidak punya dasar ilmiah. Apa yang ditayangkan pada sebagian acara TV berupa tabrakan benda langit adalah animasi tabrakan dua satelit buatan yang terjadi pada 10 Februari 2009. Memang diakui bahwa tabrakan yang menimpa satelit Iridium 33 milik Amerika Serikat ini adalah tabrakan benda langit buatan paling hebat yang terjadi hingga kini. Akibat bertabrakannya dua benda dengan berat masing-masing mencapai ½ ton dengan kecepatan super itu tidak kurang dari 700 serpihan berukuran di atas 10 cm tercipta. Tapi, terjadinya tabrakan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan kiamat. Kondisi lingkungan antariksa yang saat ini dihuni oleh lebih dari 13 ribu benda-benda buatan dengan laju mencapai 25 ribu km/jam memang memungkinkan kecelakaan terjadi. Apalagi di wilayah orbit yang relatif padat seperti wilayah yang didiami konstelasi satelit Iridium.</p>
<p>Seperti halnya puncak aktivitas Matahari, tabrakan benda-benda antariksa buatan juga bukan hal baru. Tabrakan semacam ini telah terjadi sejak tahun 1991 dan diperkirakan puncaknya tidak terjadi di 2012. Kemungkinan tabrakan antar benda buatan diperkirakan akan terus meningkat jika antisipasi tidak dilakukan mulai saat ini. Akan tetapi, sekalipun 13 ribuan benda-benda buatan itu saling bertubrukan, tidak akan ada apa-apanya dibanding tubrukan antar planet yang beratnya mencapai 6&#215;10<sup>21</sup> ton (untuk bumi) dengan laju mencapai 100 ribu km/jam (untuk laju orbit bumi). Tubrukan maha dahsyat yang mungkin saja dialami Bumi ketika kiamat ini akan menghancurkan semua yang ada di Bumi ini.</p>
<p>Sekali lagi, sains sedikit pun tidak mendukung isu kiamat 2012. Sebaiknya pemerintah menindak tegas orang atau pihak yang mencoba menggoyahkan keyakinan beragama warganegaranya. Jangan sampai bangsa ini menderita kerugian yang jauh lebih besar daripada kerugian yang mungkin timbul akibat badai Matahari dan tabrakan satelit buatan.</p>
<p><strong>Artikel lain di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/09/22/tidak-ada-yang-diciptakan-allah-sia-sia/">Tidak ada yang diciptakan Allah sia-sia</a></p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/04/21/badai-matahari-dan-isu-kiamat-2012/">Artikel tentang badai Matahari dan isu kiamat di blog Pak Thomas Djamaluddin</a></p>
<p><a href="http://langitselatan.com/2009/02/24/tidak-ada-kiamat-di-tahun-2012/">Artikel tentang isu kiamat 2012 di website langitselatan</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/789/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/789/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=789&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/31/menyongsong-tahun-baru-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/fireworks.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fireworks</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Geminids: hujan meteor, asteroid, dan komet</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/13/geminids-hujan-meteor-asteroid-komet/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/13/geminids-hujan-meteor-asteroid-komet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 10:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[hujan meteor]]></category>
		<category><![CDATA[NEO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Diperkirakan tanggal 14 Desember 2011 besok menjadi puncak hujan meteor Geminid yang memasuki lingkungan Bumi sejak 4 Desember lalu hingga 17 Desember nanti. Hujan meteor Geminid bukan hanya menarik karena seringkali menghadirkan lebih dari 100 meteor per jam (di saat puncaknya) setiap tahun namun juga karena ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=745&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids.png"><img class=" wp-image-757 alignleft" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="radiant Geminids" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids.png?w=253&#038;h=269" alt="" width="253" height="269" /></a>Diperkirakan tanggal 14 Desember 2011 besok menjadi puncak hujan meteor Geminid yang memasuki lingkungan Bumi sejak 4 Desember lalu hingga 17 Desember nanti.</p>
<p>Hujan meteor Geminid bukan hanya menarik karena seringkali menghadirkan lebih dari 100 meteor per jam (di saat puncaknya) setiap tahun namun juga karena ia membuka peluang studi lebih jauh tentang kaitan tiga komponen tata surya: hujan meteor, asteroid, dan komet.</p>
<p><span id="more-745"></span></p>
<p>Geminids dipercaya berasal dari debu asteroid Phaethon (sebelumnya bernama 1983 TB). Asteroid berukuran sekitar 5 km dengan orbit sangat lonjong (eksentrisitas 0.89) ini berjarak 0.14 AU hingga 2.4 AU dari Matahari dengan inklinasi 22 derajat. Phaethon mengelilingi Matahari dengan periode 1.43 tahun dan termasuk anggota <em>near-Earth object </em>(NEO) dalam grup Apollo. Bersama dengan lebih dari 1200 asteroid lainnya, Phaethon termasuk dalam daftar <em>Potentially Hazardous Asteroids</em> (PHA) yang berpotensi membahayakan Bumi karena jaraknya dari Bumi suatu waktu bisa kurang dari 0.05 AU (kurang dari 20 kali jarak Bumi-Bulan).</p>
<p>Ketika Geminids mencapai puncaknya nanti, Phaethon berjarak sekitar 1.2 AU dari Bumi. Perhatikan kedua gambar berikut ini yang dibuat dengan perangkat lunak Celestia memakai data Phaethon dari JPL NASA (<em>epoch</em> pengamatan  27 Agustus 2011).</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/orbit-phaethon-lihat-samping1.png"><img title="orbit Phaethon lihat samping" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/orbit-phaethon-lihat-samping1.png?w=600&#038;h=305" alt="" width="600" height="305" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Konfigurasi planet-planet dalam dan asteroid Phaethon pada 14 Desember 2011. Perhatikan Bumi hampir memotong lintasannya (berwarna merah) saat itu.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/orbit-phaethon-lihat-atas.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-749" title="orbit Phaethon lihat atas" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/orbit-phaethon-lihat-atas.png?w=600&#038;h=587" alt="" width="600" height="587" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Konfigurasi planet-planet dalam plus Jupiter dan asteroid Phaethon pada 14 Desember 2011 dilihat dari atas bidang ekliptika. Terlihat pula sabuk utama asteroid di antara Mars dan Jupiter.</p>
<div>
<p>Keyakinan Phaethon sebagai induk hujan meteor Geminid didasari kesesuaian orbit keduanya. Ini adalah hal yang tidak lumrah karena hujan meteor umumnya berasosiasi dengan komet. Komet-lah yang dikenal sejak lama mengalami pengurangan massa karena melepaskan debu dan gas saat mendekati Matahari.  Bukan asteroid. Untuk kasus Phaethon, kehilangan massa bisa terjadi ketika asteroid ini berada di dekat perihelionnya (yang sangat dekat dengan Matahari).  Namun, hingga kini masih menjadi pertanyaan bagaimana mekanisme ini bisa menjelaskan jumlah hujan meteor Geminid seperti biasa teramati. Banyak yang menduga bahwa Phaethon berasal dari <em>dormant comet </em>yaitu inti komet yang dahulunya aktif namun di orbitnya saat ini tidak mengalami kehilangan massa (sehingga tidak menampakkan kepala komet/<em>coma</em>). <em>Dormant comet</em> bisa kembali aktif di masa depan.</p>
<p><strong>Hujan meteor Geminid 2011</strong></p>
<p>Arah datang (<em>radiant</em>) Geminids akan tampak berasal dari sebuah titik di rasi Gemini<em>.</em> Biasanya untuk mengamati jumlah meteor secara maksimal, disarankan untuk berbaring dan memandang langit secara luas dengan jarak sekitar 45 derajat dari <em>radiant</em>. Untuk kasus hujan meteor kali ini, pandangan mungkin lebih jauh karena Bulan (yang fasenya ketika itu 90%) sepanjang malam cukup dekat dengan <em>radiant </em>Geminids sehingga cahayanya akan cukup mengganggu<em>.</em></p>
<p>Hujan meteor Geminid sebenarnya lebih cocok diamati dari lokasi di lintang utara karena deklinasi <em>radiant-</em>nya cukup jauh di utara yakni +33 derajat. Untuk wilayah Bandung dan sekitarnya di lintang -7 derajat, ini berarti ketinggian maksimum <em>radiant</em> Geminids adalah 50 derajat (terjadi pada 15 Desember 2011 sekitar pukul 2 dini hari). Semakin tinggi <em>radiant</em>-nya, semakin banyak meteor yang bisa terlihat.</p>
<div>Berikut ini hasil simulasi untuk pengamatan di Bandung dan sekitarnya (dibuat dengan perangkat lunak TheSky).</div>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids-9-pm.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-754" title="radiant Geminids 9 pm" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids-9-pm.png?w=600&#038;h=468" alt="" width="600" height="468" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Penampakan langit pada 14 Desember 2011 pukul 21.00 saat Bulan terbit. Perhatian <em>radiant</em> Geminids yang terletak dekat bintang Castor di rasi Gemini.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids-2-am.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-755" title="radiant Geminids 2 am" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids-2-am.png?w=600&#038;h=540" alt="" width="600" height="540" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Penampakan langit pada 15 Desember 2011 pukul 02.00 dini hari (saat ketinggian <em>radiant </em>Geminids mencapai maksimum).</p>
<p><strong>Artikel lain di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/06/hujan-meteor-dan-induknya/">Daftar hujan meteor dan induknya</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/10/07/mengenal-hujan-meteor/">Pengantar hujan meteor</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/02/mengenal-populasi-near-earth-object-neo/">Pengantar populasi NEO</a></p>
<p><strong>Tautan:</strong></p>
<p><a href="http://langitselatan.com/2011/12/06/hujan-meteor-geminid-2011/">Artikel tentang Geminids kali ini di website langitselatan</a></p>
<p><a href="http://langitselatan.com/2011/01/03/geminids-dari-mana-asalmu/">Artikel tentang asal usul Geminids di website langitselatan</a></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=745&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/13/geminids-hujan-meteor-asteroid-komet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids.png?w=281" medium="image">
			<media:title type="html">radiant Geminids</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/orbit-phaethon-lihat-samping1.png" medium="image">
			<media:title type="html">orbit Phaethon lihat samping</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/orbit-phaethon-lihat-atas.png" medium="image">
			<media:title type="html">orbit Phaethon lihat atas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids-9-pm.png" medium="image">
			<media:title type="html">radiant Geminids 9 pm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/radiant-geminids-2-am.png" medium="image">
			<media:title type="html">radiant Geminids 2 am</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerhana dan seorang muslim</title>
		<link>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/12/gerhana-dan-seorang-muslim/</link>
		<comments>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/12/gerhana-dan-seorang-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 10:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abdul Rachman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[gerhana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmanabdul.wordpress.com/?p=734</guid>
		<description><![CDATA[Abdul Rachman Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011 telah kita alami. Pada khutbahnya di masjid dekat rumah saya Ustadz Sumitra (pengajar di LTQ Jendela Hati) mengingatkan jamaah bahwa menjalankan shalat gerhana juga seharusnya dipandang sebagai salah satu upaya seorang muslim untuk memelihara sunnah Nabinya shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. Di saat umat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=734&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abdul Rachman<br />
Peneliti Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN</p>
<p><a href="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/muslim-berdoa.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-735" style="margin-left:5px;margin-right:5px;" title="muslim berdoa" src="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/muslim-berdoa.gif?w=300&#038;h=193" alt="" width="300" height="193" /></a>Gerhana Bulan Total 10 Desember 2011 telah kita alami. Pada khutbahnya di masjid dekat rumah saya Ustadz Sumitra (pengajar di LTQ Jendela Hati) mengingatkan jamaah bahwa menjalankan shalat gerhana juga seharusnya dipandang sebagai salah satu upaya seorang muslim untuk memelihara sunnah Nabinya <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em>. Di saat umat Islam sendiri semakin banyak yang meninggalkan sunnah Nabinya, fenomena gerhana yang jarang terjadi harus bisa kita manfaatkan untuk membangkitkan semangat memelihara sunnah tersebut.</p>
<p>Berikut ini tulisanku tentang gerhana dalam kaitannya dengan iman seorang muslim yang pernah dimuat di Harian Republika tanggal 29 Agustus 2007 (dengan modifikasi). Semoga bermanfaat sebagai pengingat.</p>
<p><span id="more-734"></span></p>
<p><strong>Gerhana dan Peningkatan Keimanan</strong></p>
<p>Insya Allah, pada sore hari ini (28 Agustus 2007) kita akan menyaksikan gerhana bulan terakhir bagi kita di Indonesia. Bulan akan terbit dalam kondisi gerhana dan secara perlahan kembali terang seperti layaknya Bulan purnama pada pukul20:22WIB.</p>
<p>Sejak 1418 tahun yang lalu Rasulullah s.a.w telah mengajar ummatnya bagaimana menyikapi fenomena gerhana ketika terjadi gerhana Matahari cincin pada tahun 10 H (berdasarkan analisis astronomis). Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah r.anha bahwa di antara khutbah Rasulullah selepas shalat gerhana adalah, “Sesungguhnya Matahari dan Bulan itu merupakan dua (tanda) dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang dan tidak juga karena kehidupan seseorang. Oleh karena itu, jika kalian melihat hal tersebut maka hendaklah kalian berdo’a kepada Allah, bertakbir, shalat dan bersedekah”.</p>
<p>Kalau kita perhatikan, pandangan Islam tentang gerhana sangat berbeda dengan pandangan-pandangan yang mengaitkan peristiwa gerhana dengan mukjizat, mitos, dan hal-hal aneh lainnya. Islam mengajarkan bahwa gerhana tiada lain adalah kejadian alam biasa seperti halnya banjir, gempa bumi, gunung meletus dan bencana lain yang umumnya menimbulkan perasaan cemas dan takut pada diri manusia. Kejadian-kejadian seperti ini seharusnya disikapi dengan mengingat Allah lewat doa dan zikir. Gerhana bukan terjadi karena ada raksasa atau naga yang menelan matahari sehingga perlu ditakuti dengan pukulan alu dan tembakan meriam seperti yang pernah terjadi di beberapa negara di dunia.</p>
<p>Gerhana terjadi semata atas kekuasaan Allah tiada selain-Nya. Gerhana dan bencana alam lainnya adalah tanda-tanda dari Allah agar kita takut akan siksa-Nya sebagaimana firman-Nya, “Dan kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.&#8221; (Al-Israa&#8217;: 59). Dengan demikian, seharusnya fenomena gerhana menjadi motivator bagi kita untuk mengikhlaskan tauhid kepada-Nya, senantiasa taat, menjauhi maksiat dan dosa. Menjadi motivator peningkatan iman kita kepada Allah. Sungguh kita membutuhkan peningkatan iman ini terlebih karena setengah bulan lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Bulan penuh kemuliaan yang tidak pantas kita sambut hanya dengan bekal pas-pasan.</p>
<p><strong>Artikel terkait di blog ini:</strong></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/09/gerhana-dan-manusia/">Gerhana dan manusia</a></p>
<p><a href="http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/07/gerhana-bulan-total-10-desember-2011/">Gerhana Bulan total 10 Desember 2011</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmanabdul.wordpress.com/734/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmanabdul.wordpress.com/734/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmanabdul.wordpress.com&amp;blog=21510275&amp;post=734&amp;subd=rachmanabdul&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmanabdul.wordpress.com/2011/12/12/gerhana-dan-seorang-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bbf817d0b5eaf58b1b6f316dd8f0007a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmanabdul</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmanabdul.files.wordpress.com/2011/12/muslim-berdoa.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">muslim berdoa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
