Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN
Jika ingin menjadi penulis karya ilmiah yang baik, kita tidak cukup hanya memperhatikan substansi tulisan kita saja tapi juga etikanya. Kita perlu menyadari dan mematuhi kontrak tidak tertulis antara kita dengan pembaca bahwa pembaca akan mengasumsikan bahwa apa yang dia baca adalah betul-betul karya penulisnya. Sang penulis adalah sole originator dari tulisan yang dibuatnya.
Seorang penulis yang baik akan selalu berusaha menghargai ide dan karya orang lain (misalnya susunan kalimat) yang digunakannya dalam tulisannya. Karena itu mustahil baginya untuk tidak menyebut orang yang telah berkontribusi dalam karyanya. Dia juga akan berupaya keras agar pembaca mengetahui betul mana redaksi kalimat yang memang ciptaannya dan mana yang dipinjamnya dari penulis lain.
Beberapa pedoman yang bisa kita pakai agar menjadi penulis yang beretika ada dalam tulisan karya Miguel Roig, Ph.D. Ringkasannya bisa diperoleh di sini. Semoga bermanfaat.