Update 1 Feb 2012:
- penambahan tautan di akhir tulisan
- penjelasan parameter hujan meteor selain benda induk dipindahkan ke tulisan lain
Abdul Rachman
Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN
Hujan meteor terjadi akibat bertemunya Bumi dengan sekumpulan debu antar planet sehingga terjadi fenomena meteor ketika debu-debu tersebut masuk ke atmosfer Bumi dan terbakar. Kumpulan debu tadi bisa berasal dari komet atau asteroid. Tabel berikut memperlihatkan induk (parent body, kolom terakhir) dan parameter penting lainnya untuk beberapa hujan meteor yang terkenal karena jumlahnya meteornya biasanya mencapai lebih dari 10 meteor per jam.
Artikel terkait:
Tautan:
Artikel tentang asal-usul Tata Surya di blog Pak Thomas Djamaluddin

Ping-balik: Geminids: hujan meteor, asteroid, dan komet « Abdul Rachman's blog